BSI Raih Sertifikasi Global, Perkuat Perlindungan Data Nasabah

  • 17 Sep 2026 11:48 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali mencatatkan pencapaian penting di industri perbankan nasional dengan menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025. Sertifikasi berstandar global tersebut berkaitan dengan Privacy Information Management System (PIMS) atau Sistem Manajemen Informasi Privasi.

Pencapaian ini menjadi wujud komitmen BSI dalam memberikan layanan dengan mengedepankan perlindungan dan privasi data nasabah. Langkah tersebut sekaligus mendukung transformasi strategis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia dalam membangun institusi keuangan nasional yang berdaya saing global.

Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 difokuskan pada dua layanan utama yang menjadi bagian penting dari interaksi nasabah, yakni super app BYOND by BSI dan layanan Customer Care. Hingga Juni 2026, BSI tercatat memiliki lebih dari 24 juta nasabah dengan jumlah transaksi BYOND telah melampaui 400 juta transaksi.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta menegaskan, perseroan memastikan tata kelola privasi data nasabah dijalankan dengan standar keamanan yang tinggi, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga merupakan amanah untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“Menjadi bank pertama yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 adalah pencapaian penting sekaligus amanah bagi BSI,” ujar Bob, dalam rilis yang diterima RRI, Kamis 17 September 2026. Ia menambahkan, perlindungan data pribadi merupakan cerminan implementasi nilai-nilai syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah melalui keamanan, transparansi, dan penghormatan terhadap privasi.

Bob menjelaskan, keamanan data nasabah telah menjadi bagian dari budaya kerja BSI yang mengusung nilai EMAS atau Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati. Komitmen tersebut tidak hanya diterapkan melalui pelayanan di kantor cabang, tetapi juga diwujudkan melalui perlindungan digital yang ketat di ruang siber.

Pada layanan BYOND by BSI, penerapan ISO/IEC 27701:2025 memastikan pengelolaan data dilakukan dengan pendekatan privacy-by-design. Sistem tersebut dilengkapi pengendalian akses yang ketat, mitigasi risiko privasi, serta pemantauan berkelanjutan, sementara layanan Customer Care menerapkan verifikasi identitas dan pemenuhan hak subjek data sesuai praktik internasional.

Inovasi dalam layanan dan keamanan data tersebut turut tercermin melalui pengakuan pasar terhadap pengalaman nasabah BSI. Perseroan berhasil meraih peringkat kedua dalam Bank CX Tracker 2026, yang menunjukkan adanya capaian dalam aspek pengalaman dan kepuasan nasabah.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya mengatakan, sertifikasi tersebut menjadi awal dari penguatan perlindungan data yang lebih luas di lingkungan perseroan. “Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah strategis kami untuk terus memperkuat tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem layanan BSI,” kata Arief.

Ke depan, BSI akan terus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia serta memperluas budaya perlindungan data di seluruh lini organisasi. “Melalui sinergi antara transformasi digital, komitmen melayani sepenuh hati, dan kesiapan mendukung transformasi ekonomi Danantara, BSI semakin mantap melangkah mewujudkan visinya sebagai Top 5 Global Islamic Bank,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....