Dari Peluang Usaha hingga Air Bersih, Badan Bank Tanah dan PNM Berdayakan Warga HSS

  • 15 Sep 2026 09:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Kandangan - Badan Bank Tanah bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarmasin memperkuat kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program LENTERA dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM di Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada bulan Agustus 2026 di Aula Kantor Desa Baruh Jaya dan melibatkan masyarakat yang merupakan subjek Reforma Agraria di wilayah tersebut. Kegiatan turut dihadiri Pemimpin PNM Cabang Banjarmasin Ridul Akbar, Kepala Desa Baruh Jaya Mahyuni, serta Mukram dari Balai Penyuluh Pertanian Daha Selatan.

Melalui program LENTERA, sebanyak 100 perempuan dari keluarga penerima manfaat Badan Bank Tanah mengikuti edukasi dan sosialisasi mengenai potensi serta peluang pengembangan usaha. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenali potensi yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha yang dapat mendukung perekonomian keluarga.

Edukasi tersebut diharapkan mendorong perempuan mengambil peran dalam pengembangan ekonomi keluarga melalui usaha yang sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan sekitar. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk melihat peluang dan mengembangkan aktivitas ekonomi secara lebih mandiri.

Di sisi lain, PNM Cabang Banjarmasin melalui program TJSL memberikan dukungan sanitasi air bersih kepada 100 subjek Reforma Agraria Badan Bank Tanah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemasangan sambungan PDAM di Desa Baruh Jaya.

Dengan adanya sambungan tersebut, penerima manfaat kini memiliki akses air bersih yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah HPL Badan Bank Tanah.

Plt. Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat mengatakan, pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pengelolaan HPL Badan Bank Tanah. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak dibutuhkan agar program yang dijalankan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat lebih luas.

“Pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting agar program yang dihadirkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Hakiki.

Hakiki menambahkan, pengelolaan HPL tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan tanah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. Upaya tersebut dilakukan dengan membuka ruang agar masyarakat dapat mengembangkan potensi dan meningkatkan kemandirian.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan HPL tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemanfaatan tanah, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berkembang, dan semakin mandiri,” ucapnya.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Badan Bank Tanah terus mendorong agar pengelolaan HPL dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi setempat diharapkan dapat mendukung terbentuknya masyarakat yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....