Jenazah Reyner, Korban KM Virgo Diserahkan ke Keluarga
- 15 Sep 2026 07:56 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Satu jenazah korban insiden KM Virgo Transport 8, Reyner Fausta Yosilianto (22), diserahkan kepada pihak keluarga di RS Bhayangkara Banjarmasin, Senin, 14 September 2026 malam. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan bersama Polres, Jasa Raharja, dan Basarnas secara simbolis.
Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan menerangkan, jenazah sebelumnya telah menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polda Kalsel pada Senin siang setelah diterima dari tim evakuasi gabungan. Identitas korban dipastikan melalui pemeriksaan medis dan sidik jari.
“Jadi kita terima tadi pagi, dinyatakan meninggal, dan kemudian kita lakukan identifikasi dengan tim DVI dibantu dari Inafis, dan dokter forensik. Setelah terbukti dengan cek sidik jari bahwa almarhum dinyatakan teridentifikasi atas nama Reyner Fausta Yosilianto,” ujarnya.
Jenazah kemudian diterima oleh sepupu korban yang berada di Banjarmasin untuk selanjutnya dibawa dan diserahkan kepada keluarga di Blitar. Korban diketahui sedang merantau di Banjarmasin dan rencananya dimakamkan di daerah asal keluarga.
“Kebetulan almarhum ini di sini merantau, dan tadi diterima oleh sepupu dari almarhum, rencana akan dilakukan pemakaman di Blitar. Nanti dari sepupunya akan kontak dari keluarga yang di Blitar. Jadi dari sana nanti akan langsung diserahkan sampai ke almarhum, dimakamkan di Blitar,” ucapnya.
Sofwan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas kecelakaan laut yang menimpa KM Virgo Transport 8. Ia juga memohon dukungan agar proses penanganan dan evakuasi korban lainnya dapat berjalan dengan lancar.
“Kita ucapkan duka belasungkawa, innalillahi wa inna ilaihi raji'un, bahwa telah meninggal dari korban kecelakaan laut Kapal Virgo Transportasi 8,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja, Riko L. Nainggolan, memastikan korban kecelakaan angkutan umum resmi mendapatkan jaminan santunan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyaluran santunan dilakukan setelah identitas korban dipastikan secara forensik dan sesuai dengan data manifest penumpang.
“Jadi secara forensik memberikan informasi identitasnya secara jelas, barulah kami menyesuaikan dengan nama yang ada di forensik dengan manifest. Apabila sudah sesuai, maka kami akan menyerahkan santunannya kepada ahli waris korban yang sah, dalam hal ini adalah istri korban,” ucapnya.
Jasa Raharja juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan Jasa Raharja Malang sebagai wilayah domisili ahli waris korban. Untuk korban yang telah teridentifikasi, proses penyerahan santunan dilakukan secara simbolis pada Senin malam.
“Karena kami berdasarkan asas domisili ahli waris, maka santunan nanti kami akan limpahkan. Malam ini kita sudah akan limpahkan, dan malam ini juga kita akan laksanakan secara simbolis penerimaan santunan,” ujarnya.
Sementara itu, dari pihak keluarga, Endra mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi hingga jenazah diserahkan. Jenazah selanjutnya akan dipulangkan ke Blitar melalui penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor pada Selasa siang untuk kemudian dimakamkan.
“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlah membantu. Setelah ini, kami akan melakukan pemulangan jenazah melalui bandara, penerbangan dan disana akan diterima pihak keluaraga, dimakamkan disana,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....