Polda Kalsel Buka Posko DVI untuk Identifikasi Korban KM Virgo
- 15 Sep 2026 07:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Polda Kalimantan Selatan memperkuat penanganan korban musibah KM Virgo Transport 8 yang dievakuasi ke Banjarmasin. Enam rumah sakit disiapkan sebagai fasilitas rujukan bagi korban selamat yang membutuhkan perawatan medis.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, penyiapan rumah sakit dilakukan. Hal ini setelah berkoordinasi dengan Basarnas dan Menteri Perhubungan.
“Dari hasil koordinasi dengan Kepala Basarnas dan Pak Menteri Perhubungan, untuk korban-korban yang selamat dan dalam kondisi sakit atau cedera akan dirujuk langsung ke enam rumah sakit yang ada di Banjarmasin,” ujar Yudha di Banjarmasin, Senin 14 September.2026.
Sementara korban yang meninggal dunia akan ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Selain visum et repertum, rumah sakit tersebut menjadi lokasi proses identifikasi jenazah oleh tim DVI.
“Untuk korban meninggal dunia, jenazah akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk dilakukan visum et repertum. Di awal kami juga sudah sampaikan kepada Basarnas bahwa kami akan mengambil data ante mortem,” katanya.
Polda Kalsel turut membuka posko DVI di Banjarmasin untuk mendukung proses identifikasi. Petugas mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban untuk dicocokkan dengan data jenazah.
“Tim DVI juga sudah menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya kami sudah membuka tim DVI di sini, sudah membuka posko di sini untuk pengambilan ante mortem. Selanjutnya kami kirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” ujarnya.
Selain di Kalimantan Selatan, posko juga tersedia di Polda Jawa Timur. Menurut Yudha, keberadaan dua posko tersebut berkaitan dengan asal mayoritas penumpang KM Virgo Transport 8 yang berasal dari Pulau Jawa.
“Yang pertama ada di Polda Jawa Timur, dan yang kedua di Kalimantan Selatan, di Banjarmasin. Karena sebagian besar dari penumpang ini dari Jawa,” kata Yudha.
Berdasarkan data sementara Basarnas, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Satu jenazah telah tiba di Banjarmasin dan proses identifikasinya telah selesai.
Untuk memastikan pelayanan berjalan selama proses penanganan, Polda Kalsel menempatkan personel selama 24 jam di rumah sakit maupun posko yang telah disiapkan. “Kita 24 jam di Rumah Sakit Bhayangkara maupun posko yang ada di sini, kita siagakan anggota kita,” ucap Yudha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....