Terombang-Ambing Sembilan Jam di Laut, Lestari Selamat dari Tragedi KM Virgo

  • 14 Sep 2026 16:21 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Lestari Kartika selamat setelah terombang-ambing sekitar sembilan jam di Laut Jawa usai keluar dari KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan.
  • Lestari sempat terbawa arus dan menghantam baling-baling kapal, sebelum akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita dan dievakuasi ke kapal Haida.
  • Lestari menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin setelah mengalami sesak napas akibat banyak menelan air laut, sementara kondisi suaminya dinyatakan baik dan hanya mengalami luka ringan.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Lestari Kartika, 23 tahun, menjadi salah satu korban selamat dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 setelah terombang-ambing di tengah laut selama sekitar sembilan jam. Perempuan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin bersama suaminya.

Lestari mengatakan kepanikan mulai terjadi setelah sejumlah penumpang berteriak dan menyampaikan kondisi kapal yang mulai miring. Ia bersama suaminya kemudian mengambil pelampung dan berusaha keluar dari kapal.

Saat berhasil keluar, Lestari langsung dihantam ombak hingga terjatuh ke laut. Tubuhnya sempat terbawa arus dan menghantam baling-baling kapal yang sudah berhenti.

“Saya langsung terpukul ombak dan terjatuh dari kapal, kemudian tubuh saya terbawa arus air laut dan menabrak baling-baling kapal,” ujar Lestari saat ditemui di RSUD Ulin Banjarmasin, Senin, 14 September 2026. “Untung baling-balingnya sudah berhenti.”

Lestari kemudian terombang-ambing di laut bersama korban lainnya hingga akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita. Ia ditemukan oleh kapal yang sedang mendorong tongkang dan selanjutnya dinaikkan ke kapal Haida untuk mendapatkan pertolongan.

Menurut Lestari, sebelum kapal mengalami kondisi darurat tidak terdengar alarm peringatan. Ia hanya mendengar bel bantuan berbunyi dua kali, kemudian melihat tanda bahaya berwarna merah dari petugas.

“Sebelumnya tidak ada alarm, tetapi ada bel bantuan dua kali yang berbunyi. Kemudian diberikan tanda api merah dari petugas,” katanya.

Setelah dievakuasi, Lestari dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan medis. Ia mengalami sesak napas setelah banyak menelan air laut selama berada di tengah laut.

Berdasarkan pemeriksaan rontgen, CT scan, dan USG, dokter tidak menemukan cedera serius pada Lestari. Sementara itu, kondisi suaminya dinyatakan baik dan hanya mengalami luka ringan.

Lestari berharap segera pulih setelah menjalani perawatan dan pemantauan medis. Ia juga berharap dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Semoga lekas sembuh dan kondisi saya segera membaik. Saya juga berharap bisa segera berkumpul dengan keluarga,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....