Kapten KM Virgo Berhasil Dievakuasi, 130 Orang Masih Dicari

  • 14 Sep 2026 08:47 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kapten KM Virgo Transport 8, Arief Yunianto, berhasil dievakuasi dalam operasi pencarian dan pertolongan di perairan Laut Jawa pada Senin, 14 September 2026.
  • Kapal mengalami kondisi darurat setelah menghadapi cuaca buruk dan kehilangan komunikasi di rute Surabaya-Banjarmasin.
  • Proses evakuasi dilakukan oleh MV Mauhau IX dengan koordinasi Basarnas, menyelamatkan Arief Yunianto yang lahir di Lamongan pada 18 Juni 1986.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kapten KM Virgo Transport 8, Arief Yunianto, berhasil dievakuasi dalam operasi pencarian dan pertolongan setelah kapal mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Senin, 14 September 2026. Kapal yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin tersebut sebelumnya mengalami kondisi darurat setelah menghadapi cuaca buruk dan kehilangan komunikasi.

Berdasarkan pembaruan data Basarnas, Arief Yunianto dievakuasi oleh MV Mauhau IX dalam operasi penyelamatan di sekitar lokasi kejadian. Arief tercatat lahir di Lamongan, 18 Juni 1986, dan menjadi salah satu korban yang berhasil diselamatkan.

Hingga pembaruan tersebut, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan. Sejumlah unsur SAR dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan lokasi kecelakaan.

Data korban yang berhasil dievakuasi oleh MV Mauhau. (Foto: RRI/Yudi)

Data sementara Basarnas mencatat 130 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, sebanyak 113 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri atas 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Operasi pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan mengerahkan unsur SAR yang tersedia. Kondisi cuaca dan gelombang di sekitar lokasi terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa penumpang dan awak kapal. Kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk, mengalami kemiringan, kemudian kehilangan komunikasi sebelum tim SAR melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Kapal tersebut diketahui membawa 243 orang berdasarkan data manifes yang menjadi acuan dalam proses pencarian dan pendataan korban. Tim SAR terus melakukan penyisiran untuk menemukan orang-orang yang masih belum diketahui keberadaannya.

Basarnas bersama seluruh unsur terkait masih memprioritaskan pencarian dan penyelamatan korban yang belum ditemukan. Perkembangan jumlah korban dan hasil evakuasi akan terus diperbarui berdasarkan hasil operasi serta pendataan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....