Sempat Masuk Kategori Sedang, Kualitas Udara Banjarmasin Kembali Memburuk

  • 09 Sep 2026 18:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kualitas udara di Kota Banjarmasin kembali memburuk hingga masuk kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Stasiun Kayu Tangi, parameter PM2.5 berada di angka 275 pada Rabu, 9 September 2026 pukul 09.00 Wita.

Kondisi ini memburuk dibanding Senin, 7 Semptember 2026, saat kualitas udara sempat membaik ke kategori sedang dengan angka ISPU 60. Fluktuasi angka ISPU di Banjarmasin dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhurla) yang masih meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Memburuknya kualitas udara ini mulai mengganggu kesehatan masyarakat yang rutin beraktivitas di luar ruangan. Salah seorang warga, Andika, mengaku mengalami gangguan pernapasan hingga terpaksa meliburkan diri dari pekerjaan harian.

"Sampai sempat cuti kerja karena batuk dan pilek. Hari ini masih berasa susah bernapas," ujarnya.

Andika menyebut paparan kabut asap pekat memaksa dirinya memberikan perlindungan ekstra bagi anggota keluarga di rumah. Ia danm keluarga kini memperketat pemantauan kesehatan harian, terutama bagi kelompok lansia yang rentan terpapar penyakit pernapasan.

"Kalau di rumah itu ada orang tua. Jadi harus lebih hati-hati menjaga orang-orang yang tua ini," katanya menambahkan.

Selain Banjarmasin, Dinas Lingkungan Hidup Kalsel mendata Kota Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tabalong berada pada kategori tidak sehat. Sementara itu, Kabupaten Hulu Sungai Selatan tercatat dalam kategori sedang dan Kabupaten Banjar berada di kategori baik.

Merespons kondisi tersebut, DLH Kalsel mengimbau warga agar selalu menggunakan masker medis standar seperti N95 saat keluar rumah. Masyarakat juga diminta rutin mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi guna menjaga daya tahan tubuh dari ancaman penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....