Tim SAR Lakukan Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Jingah
- 06 Sep 2026 19:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Jalan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu 6 September 2026. Korban diketahui berinisial H (11), warga Jalan Jahri Saleh, Kompleks Japri Zamzam.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin pada pukul 18.30 WITA dari Dedy, perwakilan Rescue 911. Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WITA ketika korban bersama teman-temannya bermain di sekitar Sungai Martapura.
Korban yang diketahui tidak dapat berenang kemudian tenggelam. Teman-teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil hingga korban akhirnya belum ditemukan.
Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin segera mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari 6 personel menggunakan Rescue Car D-Max. Tim diberangkatkan pada pukul 18.47 WITA menuju lokasi kejadian dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20.02 WITA.
Operasi pencarian dilaksanakan bersama sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Satpolair Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Rescue 911, serta masyarakat setempat. Tim SAR didukung Rescue Car D-Max, Rubber Boat, peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan akan melakukan asesmen dan koordinasi untuk menentukan metode pencarian yang paling efektif dan aman. Pencarian akan dilakukan dengan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet serta penyelaman pada area yang dinilai memungkinkan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi arus dan keselamatan seluruh personel.
| Baca juga: Buaya Diduga Terkam Remaja di Tanah Bumbu |
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
"Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Tim akan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk menentukan metode pencarian yang efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan," ujar I Putu Sudayana.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika berada di sekitar sungai atau perairan.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar sungai. Jangan biarkan anak bermain di area perairan tanpa pengawasan, terlebih bagi anak yang tidak memiliki kemampuan berenang. Apabila terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat," ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk menemukan korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....