Potensi Awan Hujan Kembali Muncul di Kalsel Modifikasi Cuaca Langsung Dilakukan

  • 05 Sep 2026 18:41 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Operasi Modifikasi Cuaca ( OMC ) kembali dilakukan dilangit Kalimantan Selatan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan karhutla dan kekeringan. Sebanyak 1 ton garam dibawa pesawat BNPB, berangkat dari Lanud Sjamsuddin Noor, Sabtu sore 5 September 2026. Untuk ditaburkan ke awan hujan yang telah diidentifikasi oleh BMKG.

Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn) Herman Hidayat, mengungkapkan, modifikasi cuaca akan dilakukan selama beberapa hari kedepan hingga tanggal 9 September 2026.

"Alhamdulillah, setelah satu bulan lebih tidak bisa dilaksanakan karena terkendala tidak adanya awan hujan. Kita bisa laksanakan lagi omc dengan berkordinasi dengan BMKG dan juga evaluasi tim," katanya.

Koordinator lapangan OMC Abdul Arsyad, mengatakan, omc sudah bisa dilakukan karena adanya potensi awan hujan di Kalsel. "Untuk hari pertama ini, kami laksanakan di wilayah Utara Kalsel. Semoga dapat mempercepat terjadinya hujan," ucapnya.

Sementara, Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan, Kalsel saat ini masih berada dipuncak musim kemarau. Sehingga bantuan omc untuk menurunkan hujan sangat dibutuhkan dalam penanganan karhutla dan juga kekeringan.

"Kami sangat terimakasih kepada BNPB, hari ini kembali bisa dilaksanakan omc. Ini ikhtiar kita bersama. Karen hujan sangat dibutuhkan untuk ketersediaan air selain penanganan karhutla dan juga kekeringan," ujarnya.

Untuk diketahui operasi modifikasi cuaca telah dilaksanakan pada Juli 2026 lalu di langit Kalsel. Setelah sekitar satu bulan tak ada potensi awan hujan hingga bisa kembali dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....