Personel Lanud Sjamsudin Noor Siaga 24 Jam Pastikan Sumber Air Tangani Karhutla

  • 05 Sep 2026 10:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak hanya dilakukan ketika api mulai berkobar. Di balik setiap operasi pemadaman, kesiapan sumber air menjadi salah satu faktor penting yang harus dipastikan setiap saat. Hal tersebut menjadi perhatian Lanud Sjamsudin Noor melalui Satgas Pengamanan Irigasi Embung Jokowi yang terus menjaga kesiapan sarana pendukung operasi Karhutla di Kalimantan Selatan. Jumat, 4 September 2026.

Berlokasi di kawasan Tegal Arum, Embung Jokowi menjadi salah satu sumber air strategis dalam mendukung operasi pemadaman Karhutla, khususnya di wilayah sekitar Bandara Syamsudin Noor. Karena itu, personel Satgas Irigasi Lanud Sam secara konsisten melaksanakan pengamanan, pemeliharaan, serta pengecekan sarana dan prasarana guna memastikan seluruh sistem siap digunakan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari unit pompa, mesin penggerak, generator, selang bertekanan tinggi, rangka apung, hingga saringan air. Setiap komponen diperiksa untuk memastikan tidak terdapat kendala yang dapat menghambat distribusi air saat operasi pemadaman berlangsung.

Bukan hanya peralatan yang menjadi perhatian. Keamanan fasilitas dan lingkungan sekitar Embung Jokowi juga dijaga secara berkelanjutan. Personel melaksanakan pengamanan selama 24 jam melalui sistem piket bergilir, sehingga kondisi lokasi dapat terus dipantau sekaligus mengantisipasi potensi titik api maupun gangguan terhadap fasilitas pendukung operasi.

Dalam pelaksanaannya, Satgas Irigasi Lanud Sam juga terus memperkuat sinergi dengan unsur terkait. Dukungan alat berat dimanfaatkan untuk menjaga akses menuju lokasi, menata saluran, serta memastikan jalur suplai air tetap terbuka dan dapat berfungsi dengan baik.

Kesiapan tersebut menunjukkan bahwa perjuangan menghadapi Karhutla tidak hanya berlangsung di garis depan ketika api membesar. Jauh sebelum itu, personel Lanud Sam telah memastikan sumber daya, sarana, dan personel berada dalam kondisi siap untuk bergerak.

Melalui kesiapsiagaan 24 jam, pemeliharaan sarana secara berkelanjutan, serta koordinasi lintas unsur, Lanud Sam terus memperkuat dukungan TNI Angkatan Udara dalam penanganan Karhutla di Kalsel. Setiap pompa air yang siap, setiap saluran yang terjaga, dan setiap personel yang berjaga menjadi bagian dari kesiapan menghadapi ancaman api sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak Karhutla.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa kesiapan sumber air menjadi bagian penting. Khususnya dalam mendukung operasi penanganan Karhutla.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bersiap. Pastikan sumber air, pompa, peralatan, dan personel selalu dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Pengamanan Embung Jokowi selama 24 jam merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam mendukung penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan," ujarnya.

Danlanud juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi serta pengecekan sarana secara rutin agar setiap dukungan dapat bergerak cepat dan efektif saat dibutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....