tika Islam Dorong Pengelolaan Sungai Secara Berkelanjutan
- 31 Agt 2026 07:07 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kedudukan sungai sebagai amanah teologis menuntun manusia untuk menjalankan tiga kewajiban, yakni menjaga (hifz), memanfaatkan (intifa’), dan mengelola (idarah). Ketiga kewajiban tersebut harus dilaksanakan dengan prinsip keberlanjutan.
Sungai diharapkan tetap berfungsi sebagai penopang kehidupan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari prinsip rahmat bagi semesta alam. Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustadz Dr. H. Hajiannor, M.Ag., dalam Kuliah Subuh, Minggu, 30 Agustus 2026.
“Etika Islam menolak eksploitasi berlebihan karena setiap kerusakan pada sungai berarti merusak rantai kehidupan yang diciptakan Tuhan. Sebagai khalifah fil ardh, manusia harus menempatkan dirinya sebagai pemegang amanah, bukan pemilik absolut. Karena itu, pemanfaatan sungai harus tunduk pada etika al-‘adl dan al-wasathiyyah yang membawa kemaslahatan universal,” ujarnya.
Hajiannor kembali menambahkan praktik ini merupakan bentuk konkret dari israf dan ifsad fi al-ardh yang menyebabkan kerusakan di muka bumi, tindakan yang secara eksplisit dikecam dalam al-Quran.
“Membuang sampah di sungai dalam Maqasid al-Syari’ah, tidak hanya merusak hifz al-bi’ah tetapi juga mengancam hifz al-nafs karena mencemari sumber air yang menjadi kebutuhan dasar manusia," ucapnya.
Ia kembali mengatakan pada sisi fikih, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai ta’addi yang termasuk kedalam tindak pelanggaran hak publik (haqq al-‘amm) karena sungai merupakan yang milik bersama yang manfaatnya harus dijaga untuk seluruh makhluk.
“Pelaku pembuangan sampah tidak hanya menyebabkan kerusakan ekologis, tetapi juga secara teologis telah mengkhianati amanah khilafah dan secara yuridis melangggar prinsip keadilan distributif dalam Islam. Atas dasar ini pula secara implementatif, upaya menjaga kelestarian sungai harus dimulai dari transformasi etika," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....