Tekan Penularan TB, Dinkes Balangan Periksa Kesehatan Warga Desa
- 30 Agt 2026 08:14 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Balangan - Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan bersama UPTD Puskesmas Awayan memperkuat deteksi dini tuberkulosis di kawasan pedesaan. Langkah penjangkauan tersebut diwujudkan melalui Cek Kesehatan Gratis dan tracing TB bagi warga Desa Nungka, Kecamatan Awayan.
Program edukasi serta penanganan kesehatan merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan. Kegiatan difokuskan untuk memutus rantai penularan penyakit sekaligus mendeteksi faktor risiko kesehatan masyarakat sejak dini.
Pengelola Program Tuberkulosis Dinkes Balangan, Utami Setyaningsih, menyebut target pelaksanaan penjangkauan disebar pada 31 lokus. Setiap lokus menyasar 100 peserta sehingga total sasaran mencapai 3.100 orang di seluruh wilayah Balangan.
“Di sini sedang dilaksanakan tracing TB terindikasi dan Cek Kesehatan Gratis. Kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan dan bersumber dari anggaran APBN,” katanya.
Utami menjelaskan tracing TB diprioritaskan bagi warga yang melakukan kontak serumah serta kontak erat dengan pasien. Pemeriksaan juga menyasar kelompok rentan seperti penderita diabetes, lansia, balita, hingga perokok aktif.
Pelayanan CKG meliputi pendaftaran, wawancara riwayat penyakit, skrining faktor risiko, edukasi, hingga pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi medis. Rangkaian layanan ini disiapkan untuk mendukung target nasional eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030 mendatang.
Sementara itu, Kepala Desa Nungka, Rustam, menyambut positif kehadiran tim kesehatan yang memberikan pelayanan langsung kepada warganya. Ia berharap pemeriksaan rutin ini mampu meningkatkan derajat kesehatan dan produktivitas masyarakat desa.
“Kami berharap warga di Desa Nungka ini selalu sehat, mudah bekerja, panjang umur. Terima kasih dengan adanya Cek Kesehatan Gratis dan berobat ini,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh salah seorang warga Desa Nungka, Hadi Suwito. Ia menilai sosialisasi dari petugas kesehatan sangat membantu warga pedesaan dalam memahami pola hidup sehat.
“Saya ucapkan terima kasih. Adanya sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat di pedesaan yang mungkin kurang mengetahui tentang kesehatan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....