Edukasi Hukum dan Bullying, IKA UNAIR Kalsel Sambangi SMAN Banjarmasin

  • 28 Agt 2026 16:39 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Wilayah Kalimantan Selatan menggelar program Jaksa IKA (JAKI) Masuk Sekolah di SMAN 7 Banjarmasin pada Jumat, 28 Agustus 2026. Agenda ini menyajikan penyuluhan hukum, perundungan, kesehatan mental, pencegahan narkoba, hingga pencegahan kekerasan seksual anak.

Rangkaian acara diawali senam jantung sehat bersama seluruh siswa SMAN 7 Banjarmasin. Kegiatan berlanjut dengan peluncuran Klub Jantung Sehat Remaja (KJSR) sebagai wadah edukasi pola hidup sehat sejak dini.

Ketua IKA UNAIR Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi, menyebut program ini sebagai wujud kepedulian alumni terhadap perlindungan generasi muda. Edukasi langsung ke sekolah penting untuk menjawab berbagai tantangan sosial remaja saat ini.

“Hari ini kami bekerja sama dengan Kejaksaan untuk masuk ke sekolah-sekolah. Kami hadir untuk memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan hukum seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya usai kegiatan.

Ellyana menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental para pelajar di tengah tekanan lingkungan sekolah maupun media sosial. Pihaknya pun menghadirkan psikolog agar para siswa memperoleh pendampingan serta penanganan psikologis yang tepat.

“Pada kegiatan hari ini kami juga menghadirkan psikolog. Mereka hadir untuk memberikan pemahaman mengenai kesehatan mental kepada para siswa,” katanya menambahkan.

Ellyana mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba dan tidak mencoba barang terlarang tersebut. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi sekolah, orang tua, aparat, hingga alumni demi menciptakan lingkungan aman.

Sementara itu, Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalsel, Yuni Priyono, mengapresiasi langkah edukatif yang digagas IKA UNAIR. Menurutnya, pemahaman hukum sejak dini merupakan langkah pencegahan kejahatan yang efektif.

"Selama ini kita tahu penegakan hukum hanya bersifat represif saja. Tapi, sebenarnya bisa kita lakukan dengan langkah-langkah preventif dan itu penting sekali," ucapnya.

Penyampaian materi hukum dan pencegahan ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang memahami dan menaati hukum. Pembekalan ini disiapkan agar siswa berani menolak perundungan dan menjadi agen perubahan di sekolah.

Pelaksanaan progam ini pun mendapat sambutan hangat dari Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin. Ia berharap edukasi kolaboratif ini dapat terus berjalan untuk membentengi para pelajar dari aktivitas negatif dan menyimpang.

"Terima kasih kami ucapkan kepada IKA UNAIR atas kegiatan hari ini. Mudah-mudahan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Kalimantan Selatan," ujar Arjudin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....