Awan Hujan Minim, Gubernur Kalsel Ajak Warga Salat Istisqa
- 25 Agt 2026 10:47 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin mengimbau seluruh masyarakat di berbagai wilayah Kalsel untuk menggelar Salat Istisqa. Menurut Muhidin, angkah ini menjadi ikhtiar bersama untuk meminta hujan di tengah kemarau panjang serta maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Seruan tersebut disampaikan Muhidin usai menunaikan Salat Istisqa di Masjid Raya Sabilal Muhtadin pada Selasa pagi, 25 Agustus 2026. Ibadah bersama ribuan jemaah ini dipimpin oleh Imam Ustaz Ahmad Sawiti dan Khatib Ustaz Ilham Humaidi.
"Kita berharap Allah menurunkan hujan di wilayah kita. Walaupun hanya beberapa daerah, tapi kita harapkan yang terpenting ada hujan terlebih dulu," ujar Muhidin.
Muhidin juga mengungkapkan saat ini Kalsel dihadapkan pada tantangan minimnya pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini memicu kendala teknis pada pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah disiapkan pemerintah.
"Saat ini OMC itu agak terkendala karena awan hujannya tidak ada. Mudah-mudahan dengan Salat Istisqa ini Allah memberikan hujan di Kalsel," katanya menambahkan.
Kendala tersebut dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra. Ia menyebut seluruh kebutuhan teknis penyemaian awan sebenarnya telah disiapkan, namun tim masih harus menunggu kondisi awan yang memungkinkan.
"Saat ini masih tidak memungkinkan untuk dilakukan OMC. Penyemaian belum dapat dilakukan karena kondisi awan hujan yang memang tidak ada," ucap Ronny.
Di sisi lain, hujan sempat menyiram wilayah Kabupaten Balangan pada Senin sore, 24 Agustus 2026. Namun, BPBD Balangan menduga hujan tersebut merupakan dampak dari operasi modifikasi cuaca yang sedang berjalan di provinsi tetangga, Kalimantan Timur.
Sebelumnya, gerakan Salat Istisqa telah digelar di sejumlah kabupaten/kota seperti Balangan, Banjarbaru, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, hingga Tapin. Rangkaian ibadah ini berlangsung sejak 19 hingga 25 Agustus 2026 sebagai bentuk ikhtiar menghadapi dampak kemarau panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....