Pamor Borneo 2026 Dorong Penguatan Ekonomi Kalsel
- 22 Agt 2026 14:48 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Pamor Borneo 2026 di Banjarmasin. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga momentum memperkuat nilai tambah produk daerah, investasi, UMKM dan transformasi digital sistem pembayaran. Jumat, 21 Agustus 2026.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Haris Munandar, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut selama tiga hari memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kalsel dan perekonomian Kalimantan. Hal itu tercermin dari penguatan daya saing UMKM, akselerasi investasi yang mencapai Rp73 triliun dalam bentuk Letter of Interest dan semakin luasnya akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.
“Perkembangan tersebut menunjukkan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung akselerasi perekonomian daerah. Menurutnya, digitalisasi terus dikembangkan melalui berbagai format termasuk QRIS Tap, untuk memperluas kemudahan dan akseptasi,” ujarnya.
Ia menilai penguatan ekonomi dan digitalisasi sistem pembayaran merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki peran saling melengkapi.Konsep the power of we menjadi kekuatan bersama antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, pelaku usaha, UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, kolaborasi merupakan hal fondasi penting dalam mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kalsel. Penguatan sinergi juga diperlukan agar program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
“Sinergi antara Pemprov Kalsel,Bank Indonesia, Dekranasda, UMKM, pemerintah daerah, dan pihak swasta dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan. Kolaborasi lintas sektor merupakan hal penting guna memastikan berbagai peluang ekonomi yang telah dibuka melalui Pamor Borneo,” ucapnya.
Pihak optimis semangat kolaborasi yang terbangun dalam Pamor Borneo 2026 dapat terus berlanjut setelah kegiatan berakhir. Dengan penguatan UMKM, investasi, dan digitalisasi sistem pembayaran, perekonomian Kalsel diharapkan semakin berdaya saing dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....