Kapolresta Banjarmasin Bantu Evakuasi Mahasiswa Pingsan saat Aksi

  • 21 Agt 2026 08:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kepedulian terhadap peserta aksi ditunjukkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.H. saat mengamankan aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis 20 Agustus 2026. Dalam situasi aksi yang sempat memanas, Kapolresta Banjarmasin bersama jajarannya turun langsung membantu mengevakuasi seorang mahasiswa yang pingsan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Peristiwa itu bermula ketika seorang mahasiswa yang berada di barisan paling depan terhimpit antara pagar Gedung DPRD Kalsel dan peserta aksi lainnya yang berusaha masuk ke halaman gedung. Setelah berhasil keluar dari barisan, mahasiswa tersebut sempat duduk di tepi jalan. Namun, tidak lama kemudian ia terlihat terbaring dan diduga kehilangan kesadaran.

Melihat kondisi tersebut, Kombes Pol Riza Muttaqin langsung mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi. “Saya pun memanggil ambulans milik Polri yang sudah standby agar segera dibawa ke rumah sakit. Awalnya hal itu ditolak oleh kawan-kawan mahasiswa,” ujarnya seusai pengamanan aksi.

Kapolresta kemudian meyakinkan mahasiswa bahwa bantuan tersebut semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan. “Namun saya meyakinkan bahwa hal ini berkaitan dengan urusan kemanusiaan, akhirnya mereka menerima pertolongan dari kami,” ucapnya.

Selanjutnya, Kapolresta bersama tim medis Dokkes Polresta Banjarmasin dan sejumlah mahasiswa membantu menggotong peserta aksi tersebut menuju ambulans untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan awal tim Dokkes Polresta Banjarmasin, mahasiswa tersebut diketahui sedang dalam kondisi sakit dan mengalami sesak napas setelah terdorong oleh sesama peserta aksi.

Kabar baiknya, kondisi mahasiswa tersebut kemudian berangsur membaik. Ia telah siuman dan sudah mampu duduk.

Perwira menengah Polri alumni 2003 itu menegaskan, tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan pelayanan dan menjaga situasi tetap kondusif. Termasuk kepada peserta aksi.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk kayuh baimbai jaga banua, bersama kita wujudkan dan memberikan pelayanan, termasuk kepada peserta aksi,” katanya.

Sementara itu, aksi mahasiswa yang pada awalnya berlangsung kondusif sempat mengalami peningkatan ketegangan ketika sejumlah peserta berusaha masuk ke halaman Gedung DPRD Kalsel dan mendorong petugas yang berjaga di depan pagar. Situasi tersebut tidak berlangsung lama.

Setelah dilakukan pengamanan dan komunikasi, kondisi kembali kondusif hingga massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....