BPBD Balangan Integrasikan Program Kencana dan Destana
- 15 Agt 2026 18:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Balangan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan merancang kebijakan strategis guna meningkatkan ketahanan daerah rawan bencana. Langkah ini diusung Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, melalui Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Melaui inovasi bertajuk SIGAB KENCANA LINK DESTANA, pihaknya memadukan dua program utama penanggulangan bencana nasional. Kebijakan ini menyatukan program Kecamatan Tangguh Bencana milik Kemendagri dengan Desa Tangguh Bencana bentukan BNPB secara berkelanjutan.
Rahmi memaparkan proyek perubahan tersebut di hadapan para pemangku kepentingan internal di Kantor BPBD Balangan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia menegaskan sistem terintegrasi ini menjadi jawaban atas tantangan kebencanaan di wilayah Kabupaten Balangan.
“Antara kecamatan dan desa yang sudah tangguh bencana tidak berjalan sendiri-sendiri. Namun, terhubung dan saling menguatkan,” ujarnya.
Pengintegrasian kedua program tersebut diyakini mampu mempercepat alur koordinasi mulai dari tahap pra-bencana hingga pasca-bencana. Sistem ini juga memperkuat kapasitas kesiapsiagaan masyarakat di tingkat tapak melalui jejaring dukungan kecamatan.
Rahmi berharap kebijakan ini menjadi percontohan ideal untuk memperkokoh kesiapsiagaan wilayah di kawasan dengan kerawanan tinggi. Seluruh elemen pemerintahan dan warga diharapkan dapat bersinergi dalam ketangguhan bencana secara menyeluruh.
“Kita ingin Balangan siap menghadapi bencana. Bukan hanya BPBD yang bergerak, tapi seluruh elemen sudah memiliki sistem dan kesiapsiagaan yang terintegrasi,” ucapnya.
Implementasi program SIGAB KENCANA LINK DESTANA diproyeksikan dapat menekan dampak kerugian akibat bencana. Terobosan ini ditargetkan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana yang kuat bagi seluruh masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....