LAZNAS Kalsel dan UIN Antasari Bangun Kolaborasi Filantropi Digital
- 14 Agt 2026 06:38 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Banjarmasin menjalin kolaborasi strategis untuk mengembangkan ekosistem filantropi digital melalui platform Infak.ID.
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat budaya berbagi dan membuka ruang keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
- Pertemuan kolaborasi berlangsung pada 13 Agustus 2026 di FDIK UIN Antasari Banjarmasin dengan kehadiran Dekan FDIK dan jajaran dekanat.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - LAZNAS Rumah Zakat Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan menjajaki kolaborasi dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Antasari Banjarmasin untuk mengembangkan ekosistem filantropi digital melalui platform Infak.ID. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya berbagi sekaligus membuka ruang keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Pertemuan tersebut berlangsung di FDIK UIN Antasari Banjarmasin, Kamis, 13 Agustus 2026, dan dihadiri Dekan FDIK UIN Antasari, Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, S.Ag., M.Si., bersama jajaran dekanat. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan mengenai peluang kemitraan antara lembaga filantropi dan perguruan tinggi.
Dekan FDIK UIN Antasari, Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, berharap pembahasan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama resmi antara kedua pihak. Kerja sama tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada kegiatan Stadium General.
“Insyaallah targetnya nanti saat Stadium General sudah bisa tanda tangan bersama,” ujar Halimatus Sakdiah. “Kami berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.”
Dalam pertemuan tersebut, LAZNAS Rumah Zakat memperkenalkan Infak.ID sebagai platform digital yang dapat memudahkan civitas akademika menyalurkan infak. Platform tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, dakwah, dan kemanusiaan.
Dekan FDIK UIN Antasari bersama jajaran menyambut positif pemaparan mengenai platform tersebut. Pembahasan juga mencakup peluang pemanfaatan Infak.ID untuk membangun budaya berbagi dan memperkuat gerakan filantropi di lingkungan akademik.
Representative Manager LAZNAS Rumah Zakat Provinsi Kalimantan Selatan, M. Luthfi Alfin, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih strategis. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam menggerakkan budaya berbagi karena didukung ekosistem mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan komunitas akademik.
“Alhamdulillah, pertemuan hari ini sangat luar biasa dan kami mendapatkan sambutan yang hangat dan antusias dari Ibu Dekan beserta jajaran FDIK UIN Antasari,” ujar Luthfi Alfin. “Bagi kami, ini bukan hanya ruang silaturahmi, tetapi juga langkah awal membangun kolaborasi strategis untuk menghadirkan ekosistem filantropi digital di lingkungan perguruan tinggi.”
Ia menambahkan, kemitraan melalui Infak.ID diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem filantropi digital sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi civitas akademika untuk terlibat dalam gerakan sosial. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai aksi kebaikan dan kemanusiaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....