PMI Banjar Latih 125 PMR Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama

  • 09 Agt 2026 01:05 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Martapura - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar menggelar Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira se-Kabupaten Banjar Zona 1 di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan relawan muda dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan masyarakat.

Latihan gabungan dibuka Wakil Bupati Banjar yang juga Ketua PMI Kabupaten Banjar, Habib Idrus Al Habsyi. Ia menilai PMR memiliki peran penting sebagai calon sukarelawan PMI yang perlu dibekali kemampuan teknis sekaligus karakter kemanusiaan sejak usia remaja.

Habib mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan pertolongan pertama. Latihan gabungan juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta penerapan nilai Tri Bakti PMR.

“Latihan gabungan ini bukan sekadar ajang berkumpul atau menguji ketangkasan teknis pertolongan pertama, pertolongan bencana maupun keluarga. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas, penguatan karakter dan keterampilan, serta penerapan Tri Bakti PMR,” ujar Habib.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat memberikan manfaat ketika mereka menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar. Karena itu, para peserta diminta mengikuti setiap materi dan arahan yang diberikan pelatih dengan sungguh-sungguh.

“Jaga kesehatan dan simak apa yang disampaikan pelatih dengan baik, karena manfaatnya sangat besar. PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang hadir untuk melayani masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar, Nova Yuliana Sari, menjelaskan latihan gabungan tahun ini merupakan kelanjutan dari pembinaan yang telah dilakukan sebelumnya. Jika sebelumnya peserta mendapatkan materi Manajemen Palang Merah Remaja, kali ini pembinaan difokuskan pada keterampilan pertolongan pertama.

“Latihan kali ini tentang Pertolongan Pertama yang merupakan evaluasi bagi PMR Madya dan Wira agar lebih cakap menjadi relawan muda. Diikuti 125 peserta dari 25 sekolah, terdiri dari PMR Wira tingkat SMA dan PMR Madya tingkat SMP sederajat,” ucapnya.

Sebanyak 125 peserta dari 25 sekolah mengikuti latihan gabungan tersebut. Peserta berasal dari PMR Wira tingkat SMA dan PMR Madya tingkat SMP sederajat di wilayah Kabupaten Banjar.

Nova berharap latihan tersebut mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama secara tepat. Selain keterampilan teknis, kegiatan diharapkan dapat membentuk kesiapsiagaan dan kepedulian sosial sejak usia remaja.

Kegiatan turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banjar Ikhwansyah, jajaran pengurus PMI, para pembina PMR, pelatih, fasilitator kegiatan, serta sejumlah undangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan relawan muda PMI di Kabupaten Banjar.

Melalui latihan gabungan tersebut, PMI Kabupaten Banjar berharap anggota PMR semakin siap menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pembinaan sejak usia remaja juga diharapkan menjadi langkah awal untuk menyiapkan generasi sukarelawan PMI yang memiliki keterampilan, kepedulian, dan jiwa kemanusiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....