Empati Membantu Memahami Perasaan dan Sudut Pandang Orang Lain

  • 08 Agt 2026 11:38 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Empati merupakan kemampuan mental dan emosional untuk memahami perasaan, pikiran, serta sudut pandang orang lain seolah-olah mengalaminya sendiri. Sikap tersebut mencakup aspek kognitif berupa pemahaman dan afektif berupa perasaan untuk merespons kondisi orang lain secara tepat.

Hal tersebut disampaikan Akademisi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Dr. Inna Muthmainah, M.A., dalam acara Lentera Kehidupan, Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menjelaskan, sejumlah ahli memiliki pandangan mengenai empati dari berbagai perspektif.

“Menurut Daniel Goleman, empati merupakan kemampuan merasakan emosi orang lain dan memahami sudut pandang mereka,” ujarnya. “Empati juga mencakup kemampuan merespons dengan tindakan yang mendukung dan peduli.”

Inna mengatakan, menurut Carl Rogers, empati merupakan cara yang akurat untuk memahami kerangka internal referensi orang lain beserta makna emosionalnya. Seseorang seolah-olah berada dalam posisi orang tersebut tanpa kehilangan kesadaran terhadap dirinya sendiri.

“Menurut Baron dan Byrne, empati adalah respons afektif dan kognitif yang kompleks terhadap kesusahan atau distres emosional orang lain,” ujarnya menambahkan. “Respons tersebut muncul sebagai bentuk pemahaman terhadap kondisi emosional orang lain.”

Ia menambahkan, Elizabeth Hurlock memandang empati sebagai kemampuan mengenali perasaan dan emosi orang lain serta membayangkan diri berada dalam posisi orang tersebut. Sementara itu, Martin Hoffman menjelaskan empati sebagai tanggapan afektif dan kognitif yang selaras dengan situasi emosional yang dialami orang lain.

“Menurut Martin Hoffman, empati merupakan bentuk tanggapan afektif dan kognitif yang selaras dengan situasi emosional orang lain,” ujarnya. “Tanggapan tersebut sejalan dengan kondisi emosional yang sedang dialami orang lain.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....