Ikhtiar Lahir dan Batin Penting dalam Menghadapi Penyakit

  • 31 Jul 2026 12:45 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menghadapi penyakit memerlukan keseimbangan antara ikhtiar lahiriah melalui pengobatan medis dan ikhtiar batiniah dengan memperkuat mental serta spiritual. Kedua pendekatan tersebut dinilai saling melengkapi dalam proses penyembuhan.

Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Ustadz Prof. Dr. H. Mahyuddin Barnie, M.Ag., dalam program Kuliah Subuh Pro1 Banjarmasin pada Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Mahyuddin Barnie, ketika seseorang diuji dengan sakit, ia perlu berupaya memperoleh penanganan medis yang tepat sebagai bentuk ikhtiar lahiriah. Di saat yang sama, kondisi tersebut juga perlu dihadapi dengan memperkuat keimanan, memperbanyak doa, dan bertawakal kepada Allah SWT sebagai ikhtiar batiniah.

“Langkah bijak dalam menyikapi penyakit yang sedang dirasakan dimulai dari usaha, ikhtiar lahiriah dengan melakukan deteksi dan pemeriksaan medis, menjalani pengobatan dengan disiplin,” ucapnya.

Mahyuddin juga mengatakan menyikapi penyakit dengan evaluasi gaya hidup, mmeperbaiki pola makan dengan memilih yang halal, mencukupi istirahat, mengelola stress serta memperbaiki kualitas kebersihan lingkungan sekitar.

“Selanjutnya melakukan usaha ikhtiar psikologis karena kondisi pikiran sangat memengaruhi sistem imun tubuh,” ucapnya.

Ia kembali mengingatkan terima kondisi dengan lapang dada, penerimaan secara psikologis adalah langkah awal untuk mengurangi kecemasan.

“Fokus pada hal yang bisa dikendalikan. Misalnya, bagaimana kita meresponsnya, seperti memilih untuk beristirahat, tetap tersenyum, dan berpikir positif,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....