Tax Center Perkuat Sinergi Poliban dan DJP

  • 30 Jul 2026 12:16 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Politeknik Negeri Banjarmasin bersama Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah menandatangani perjanjian kerja sama Tax Center sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat edukasi dan literasi perpajakan melalui lingkungan perguruan tinggi. Rabu, 29 Juli 2026

Wakil Direktur III Poliban Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, H. M. Syafwansyah Effendi, S.T., M.T., mengatakan kemitraan dengan berbagai instansi merupakan bagian penting dalam pembangunan pendidikan vokasi. Perguruan tinggi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pembangunan.

Menurutnya engembangan pendidikan vokasi di Poliban tidak dapat dilakukan secara mandiri tanpa kolaborasi dengan pemerintah maupun dunia industri. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam mencetak SDM yang berkualitas untuk mendukung pembangunan Banua dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Terutama untuk mengembangkan pendidikan vokasi kami di Politeknik Negeri Banjarmasin, tentu kami membutuhkan kemitraan baik dari instansi pemerintah maupun industri. Kami tidak bisa berjalan sendiri untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, terutama dalam membangun Banua dan untuk bangsa serta negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Tax Center di lingkungan kampus diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori perpajakan, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pemahaman mengenai praktik sistem perpajakan.

“Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, Tax Center juga diharap mampu menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini di kalangan generasi muda. Pemahaman yang baik mengenai perpajakan dinilai penting untuk membantu warga negara yang taat pajak dan memiliki kepedulian pada pembangunan nasional,” katanya.

Kerja sama antara ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam memperkuat kualitas SDM. Melalui kolaborasi ini lulusan pendidikan vokasi diharapkan memiliki kompetensi pemahaman perpajakan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....