BPBD Banjar Ajak Semua Pihak Tingkatkan  Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

  • 30 Jul 2026 00:18 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Martapura - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kecamatan Cintapuri Darussalam bekerja sama dengan PT Sentosa Swadaya Mineral (SSM), Rabu, 29 Juli 2026.

Apel siaga dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, perusahaan, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Melalui apel tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan karhutla. Sinergi lintas sektor juga terus diperkuat agar langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor utama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar risiko karhutla dapat ditekan sejak dini.

"Apel Siaga Karhutla ini merupakan momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur. Dengan sinergi yang baik, diharapkan upaya pencegahan dapat lebih optimal sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sejak dini," ujar Wasis Nugraha.

Selain meningkatkan koordinasi antarlembaga, BPBD Kabupaten Banjar juga terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan di tingkat masyarakat. Edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk meminimalkan terjadinya kebakaran.

BPBD Kabupaten Banjar mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di wilayahnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, relawan, dan masyarakat, BPBD Kabupaten Banjar berharap kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau semakin meningkat. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat dan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....