Kemenangan Sejati Umat Muslim adalah Ridha Allah Swt

  • 27 Jul 2026 07:41 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Dalam pandangan Islam, kemenangan tidak diukur dari keberhasilan apakah tentang meraih jabatan, harta, popularitas, ataupun prestasi dunia saja. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz H. Khairil Anwar, S.Ag., dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro.4 Banjarmasin, Senin, 27 Juli 2026.

"Gambaran kemenangan sejati justru diperoleh seorang hamba ketika ia mendapat ridha Allah Swt, dijauhkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surga," ujar ustaz Khairil.

Maka sangat penting agar umat Islam meluruskan cara pandang untuk tidak larut dalam euforia kemenangan sesaat. Allah Swt berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 185 yakni bahwa orang yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga adalah orang yang benar-benar memperoleh kemenangan.

Ustaz H. Khairil mengatakan bahwa Al-Qur'an menggunakan istilah falah sebagai gambaran keberuntungan dan kemenangan yang hakiki. Sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Mu'minun ayat 1, yang kemudian diikuti penjelasan mengenai ciri-ciri orang beriman, di antaranya khusyuk dalam salat, jauh pada perbuatan sia-sia, menjaga salat, amanah dan kehormatan, berzakat.

"Datangnya kemenangan sejati itu memang tidak instan, perlu proses yang istiqomah dengan perjuangan iman dan amal saleh," katanya.

Ustaz Khairil juga mengungkapkan bahwa Islam tidak melarang bagi seseorang untuk bergembira, namun tentu saja kegembiraan itu harus diarahkan pada hal-hal yang memang diridhai oleh Allah Swt. Bentuk euforia yang dianjurkan dalam Islam diantaranya merasa gembira karena mendapat hidayah sebab bisa mendapat dan merasakan kesempatan memperbanyak amal ibadah.

Terkadang orang yang terlihat sukses di dunia belum tentu termasuk golongan yang beruntung jika ia melalaikan iman dan amal saleh. Sebagaimana didalam Surah Al-'Ashr yang artinya bahwa seluruh manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh.

Adapun kemenangan akhirat bisa diraih dengan menjaga salat lima waktu, bersedekah, membaca Al-Qur'an, memperbanyak istigfar dan tobat. Selain itu berbakti kepada orang tua, menjaga lisan, memelihara persaudaraan, ikhlas dalam beribadah, menjaga amanah, serta memohon husnul khatimah.

"Jangan sampai kita lebih semangat soal kemenangan dunia saja, semoga Allah menjadikan kita juga termasuk orang-orang yang memperoleh kemenangan di akhirat," ucapnya, mengingatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....