Selamat dari Rumah Ambruk di Tatah Makmur, Korban Pasrah Harta Benda Tertimbun
- 25 Jul 2026 17:52 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjar - Duka mendalam menyelimuti para korban dan keluarga terdampak musibah rumah ambruk di Jalan Tembikar Kaban, Komplek Fadillah Perdana 5 Blok E, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar. Tiga unit rumah dilaporkan roboh secara mendadak pada Sabtu, 25 Juli 2026 sekitar pukul 13.50 Wita.
Di tengah suasana duka tersebut, Fatia, salah seorang pemilik rumah yang selamat dari peristiwa nahas itu mengaku hanya bisa pasrah. Ia kini hanya bisa meratapi bangunan tempat tinggalnya yang telah menjadi puing-puing reruntuhan.
Fatia mengungkapkan seluruh harta benda milik keluarganya habis tertimbun material bangunan. Musibah yang datang begitu cepat membuat dirinya tidak memiliki kesempatan untuk mengamankan barang-barang berharga.
"Semuanya sudah habis. Surat-surat penting juga ada di dalam rumah semuanya," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu, 25 Juli 2026.
Fatia menceritakan, saat peristiwa tersebut terjadi, dirinya sedang tidak berada di dalam rumah. Ia tengah berkumpul bersama warga lainnya di rumah tetangga yang berlokasi tepat di seberang tempat tinggalnya.
Suasana keakraban antarwarga tersebut mendadak berubah menjadi kepanikan. Tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, tiba-tiba terdengar suara retakan bangunan yang sangat keras dari arah deretan rumahnya.
"Robohnya dari rumah yang paling ujung sampai akhirnya bersambung ke rumah kami. Alhamdulillah saya tadi pas di sini (rumah tetangga) dan suami lagi kerja jadi kami selamat," ujarnya menceritakan detik-detik kejadian tersebut.
Meski selamat dari musibah tersebut, Fatia mengaku masih mengalami syok berat. Ia pun belum mengetahui secara pasti lokasi tempat mengungsi sementara waktu bersama sang suami.
Saat ini, Fatia bersama suaminya berupaya mencari sisa-sisa harta benda yang sekiranya masih bisa diselamatkan dari balik puing. Didampingi warga sekitar, ia sangat berharap adanya pertanggungjawaban serta bantuan dari pihak pengembang perumahan atas musibah yang menimpa mereka.
Sementara itu, berdasarkan data sementara, sebanyak 6 orang menjadi korban dan 1 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Petugas juga masih melakukan pendataan di lapangan guna mengetahui secara pasti jumlah korban terdampak serta penyebab pasti ambruknya tiga unit rumah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....