Keikhlasan Melahirkan Syukur, Sabar, dan Ketenangan Hati

  • 23 Jul 2026 14:23 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Keikhlasan bukan hanya persoalan niat dalam beribadah, tetapi juga menjadi sikap hidup yang mampu menghadirkan ketenangan, rasa syukur, serta keberkahan dalam setiap aktivitas. Pesan tersebut menjadi inti kajian dalam program Hikmah Subuh RRI Pro 4 Banjarmasin, Selasa, 21 Juli 2026.

Program siaran tersebut menghadirkan Ustaz Drs. Rahmana Abdurahman, M.Fil.I. sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa orang yang ikhlas tidak menggantungkan kebahagiaan pada penilaian manusia.

Menurutnya, seseorang yang ikhlas akan tetap berbuat baik meskipun tidak dipuji. Ia juga akan tetap istiqamah menjalankan kebaikan meski tidak memperoleh pengakuan dari orang lain.

“Keikhlasan melahirkan ketenangan hati,” ujarnya. “Orang yang ikhlas tidak mudah kecewa karena ia sadar bahwa balasan terbaik berasal dari Allah Swt, bukan dari manusia.”

Ustaz Rahmana menambahkan bahwa keikhlasan juga tercermin dalam cara seseorang menghadapi kesuksesan maupun kegagalan. Ketika berhasil, ia tidak menjadi sombong, sedangkan saat menghadapi ujian, ia tetap sabar dan yakin bahwa Allah Swt telah menetapkan yang terbaik baginya.

Menurutnya, sikap ikhlas akan melahirkan rasa syukur yang lebih mendalam. Seorang hamba akan menerima setiap nikmat maupun ujian sebagai bagian dari ketetapan Allah Swt yang mengandung hikmah.

Ia menjelaskan bahwa keikhlasan juga berpengaruh dalam pekerjaan, kehidupan keluarga, dan hubungan sosial di masyarakat. Keberkahan tidak selalu diukur dari besarnya hasil yang diperoleh, tetapi dari kualitas amal dan niat yang mendasarinya.

“Mari kita terus melatih hati agar setiap ibadah, pekerjaan, dan kebaikan yang kita lakukan benar-benar diniatkan hanya untuk Allah,” ucapnya. “Dari situlah lahir ketenangan, keberkahan, dan harapan menuju surga-Nya.”

Ustaz Rahmana mengingatkan bahwa tujuan akhir dari keikhlasan adalah memperoleh ridha Allah Swt dan kebahagiaan di akhirat. Amal yang tampak besar di mata manusia tidak akan bernilai apabila tidak dilakukan dengan niat yang tulus karena Allah Swt.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....