Fenomena Minim Siswa Baru, Disdik Banjarmasin Perkuat Basis Keagamaan
- 22 Jul 2026 19:22 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fenomena menurunnya minat masyarakat pada sekolah negeri jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Banjarmasin menjadi bahan evaluasi serius. Kondisi ini menyebabkan sejumlah sekolah gagal memenuhi kuota murid baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menyebut kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Persoalan pergeseran demografi hingga sarana dan prasarana di sejumlah sekolah negeri yang kurang memadai menjadi alasan orang tua memilih alternatif lain.
Namun, di luar faktor tersebut, Ryan mengungkapkan saat ini banyak orang tua yang lebih memilih sekolah berbasis keagamaan sebagai tujuan pendidikan utama. Fenomena inilah yang mendorong Disdik Banjarmasin untuk memperkuat basis pembelajaran keagamaan di sekolah negeri.
"Memang banyak orang tua yang memilih pesantren maupun sekolah islam terpadu sebagai alternatif. Sehingga hal ini juga menjadi bahan evaluasi kita," katanya.
Selain penguatan basis keagamaan, Disdik Banjarmasin juga menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi persoalan minimnya siswa baru. Langkah pemetaan sebaran sekolah dan usia anak, perbaikan sarana prasarana, hingga rencana penggabungan (regrouping) sekolah kini tengah ditempuh.
Meski terjadi penurunan secara umum, sebagian orang tua tetap memilih sekolah negeri sebagai tujuan utama pendidikan anak-anak mereka. Seperti yang diungkapkan Umiati, salah seorang wali murid yang mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri karena faktor jarak lokasi.
"Rumah kami lebih dekat dengan sekolah ini. Kebetulan anak saya dari awal langsung pilihannya di sini juga," ucapnya.
Sebagai informasi tambahan, fenomena kekurangan murid baru di Kota Banjarmasin ini tercatat terjadi pada sedikitnya 20 SMP negeri. Sementara pada jenjang SD, dari total 208 sekolah negeri yang ada, diperkirakan 80 persen di antaranya mengalami kekurangan siswa baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....