Kolaborasi Jadi Kunci Kekuatan Aksi Turun Tangan Banjarmasin
- 21 Jul 2026 18:36 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Turun Tangan mengembangkan konsep collabor-action
- Relawan memperoleh pengalaman kepemimpinan dan kerja sama
- Komunitas membuka peluang kolaborasi lintas organisasi
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kolaborasi menjadi fondasi utama yang menguatkan berbagai gerakan sosial Turun Tangan Banjarmasin. Melalui kerja sama dengan berbagai komunitas dan lembaga, organisasi tersebut berupaya memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Operasional Lapangan Turun Tangan Banjarmasin, Anam Abimanyu, saat menjadi narasumber dalam program Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro1 Banjarmasin, Senin, 20 Juli 2026. Menurutnya, konsep collabor-action menjadi pendekatan utama dalam menjalankan berbagai program sosial.
“Kami percaya kolaborasi adalah kekuatan utama karena hampir semua kegiatan dilakukan bersama komunitas dan lembaga lain,” ujar Anam. “Dengan bekerja bersama, manfaat yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih besar dan lebih merata.”
Ia menjelaskan, Turun Tangan Banjarmasin tidak hanya menginisiasi program sendiri, tetapi juga berperan sebagai mitra pelaksana bagi berbagai kegiatan yang membutuhkan dukungan relawan. Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat jejaring sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan kerelawanan juga menjadi ruang pembelajaran bagi para anggotanya. Relawan memperoleh pengalaman dalam kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, hingga penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.
“Saya bergabung karena ingin mencari ruang belajar di luar perkuliahan dan akhirnya menemukan lingkungan yang mendukung untuk berkembang,” kata Anam. “Di sini saya belajar berkolaborasi sekaligus memahami langsung kebutuhan masyarakat.”
Menurut Anam, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Turun Tangan Banjarmasin terus membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan diri melalui kegiatan sosial.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda berani menjadi relawan karena perubahan selalu berawal dari kepedulian,” ucapnya. “Ketika lebih banyak anak muda ikut bergerak, budaya gotong royong dan kepedulian sosial akan semakin kuat.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....