Puluhan Kali Kebakaran Terjadi di Banjarmasin hingga Pertengan Juli 2026

  • 17 Jul 2026 10:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin mencatat sebanyak 49 kejadian kebakaran. Lima di antaranya sudah terjadi sepanjang Juli ini.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Banjarmasin, Marliansyah, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan tren kebakaran yang masih cukup tinggi. Sebelum memasuki Juli, pihaknya telah mencatat 44 kejadian, kemudian bertambah lima kasus dalam beberapa pekan terakhir.

"Data sebelumnya ada 44 kali kejadian, kemudian Juli ini ada lima kali kejadian. Jadi total sampai data terakhir ada 49 kejadian kebakaran," ujar Marliansyah.

Rentetan kebakaran yang terjadi, termasuk insiden besar di kawasan Pasar Lima beberapa waktu lalu, memunculkan anggapan bahwa cuaca panas menjadi penyebab utama meningkatnya kasus kebakaran. Namun, Marliansyah menegaskan kebakaran sejatinya dapat terjadi kapan saja, tanpa bergantung pada musim.

Ia menjelaskan, musim kemarau hanya memperbesar potensi penyebaran api karena banyak material mudah terbakar berada dalam kondisi kering. "Kalau musim kemarau, bahan-bahan lebih mudah terbakar dan ketika ada percikan api penyebarannya lebih cepat. Tapi kebakaran tidak tergantung musim," ucapnya.

Menurutnya, faktor utama tetap berasal dari sumber api dan kelalaian manusia. Sementara kondisi cuaca hanya mempercepat kobaran api membesar ketika sudah terjadi kebakaran.

Melihat tingginya angka kejadian, DPKP Kota Banjarmasin terus mengintensifkan langkah pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat di berbagai kesempatan. Termasuk saat mendampingi kegiatan reses anggota DPRD.

Marliansyah menegaskan, membangun kesadaran masyarakat jauh lebih efektif dibandingkan harus melakukan pemadaman setelah api telanjur membesar. "Kami terus menyampaikan edukasi kepada masyarakat, termasuk saat mendampingi kegiatan reses anggota dewan. Kami mengajak warga lebih mengutamakan pencegahan daripada pemadaman," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....