PIK POTADS Tampilkan Karya pada LSHB 2026
- 12 Jul 2026 14:06 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pelaksanaan Lelang Serentak Harat Banar 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan Tengah kembali menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dengan menampilkan karya hasil anak-anak. Sabtu, 11 Juli 2026.
Keikutsertaan PIK POTADS Kalsel diwujudkan melalui pelelang kain sasirangan hasil karya para anggotanya. Sebanyak 13 lembar kain sasirangan akan dipamerkan dan dilelang sebgai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan anak berkebutuhan khusus.
Ketua PIK POTADS Kalsel, Sigith Batu Adhi, mengatakan partisipasi dalam LSHB merupakan bagian dari pembinaan rutin yang selama ini dijalankan organisasi. Melalui pelatihan tersebut, anak anak didampingi mengembangkan keterampilan membuat kain sasirangan yang memiliki nilai seni dan ekonomi.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan rutin pembuatan kain sasirangan yang kami laksanakan. Tahun ini kami menyerahkan 13 lembar kain sasirangan untuk dilelang, dan kami berharap hasilnya maksimal sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka untuk terus berkarya,” katanya.
Menurutnya, pelelangan tersebut bukan sekedar menjadi sarana menjual produk hasil karya anak anak. Selain itu, kegiatan ini menjadi media untuk memperkenalkan kemampuan penyandang Down Syndrome kepada masyarakat luas.
“Kita harap masyarakat yang mengikuti LSHB tidak hanya melihat nilai kain yang dilelang, tetapi juga menghargai proses belajar dan semangatnya dalam menghasilkan karya. Apresiasi ini kita nilai mampu meningkatkan kepercayaan diri dan memotivasi mereka untuk terus mengembangkan keterampilan,” ujarnya.
Melalui partisipasi PIK POTADS Kalsel, LSHB 2026 diharapkan semakin memperkuat semangat inklusi di Kalsel. Dalam hal ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat dan komunitas dapat membuka ruang seluas luasnya bagi penyandang Down Syndrome.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....