Harga Elpiji 3 Kg Eceran Melejit Tembus Rp45 Ribu per Tabung
- 09 Jul 2026 17:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sulitnya akses gas elpiji 3 kilogram di pasaran Kota Banjarmasin kini memicu keluhan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan harga di tingkat eceran melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp45.000 per tabung.
Lonjakan harga tersebut dinilai sangat memberatkan karena berada jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi sebesar Rp18.500 per tabung. Dampaknya, masyarakat kini terpaksa merogoh kocek lebih dalam demi membeli gas melon untuk kebutuhan harian.
Salah seorang warga, Mariani, mengaku terpaksa beralih membeli di warung eceran akibat sulitnya mendapatkan pasokan elpiji subsidi di pangkalan resmi. Hal ini ia lakukan agar aktivitas dapur rumah tangganya tetap bisa berjalan.
"Sekarang langka, susah juga nyarinya. Jangankan di pangkalan, di eceran juga belum tentu ada biasanya," katanya Rabu, 8 Juli 2026.
Mariani menambahkan dirinya biasa mendapatkan elpiji eceran tersebut dengan harga berkisar Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung. Melambungnya harga di atas tarif normal ini membuat biaya pengeluarannya meningkat.
Tingginya harga elpiji eceran ini ternyata tidak hanya berdampak pada sektor rumah tangga, melainkan juga para pelaku usaha mikro. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Indra, seorang pedagang tahu bulat yang menggantungkan usahanya pada ketersediaan gas subsidi tersebut.
Dalam sehari, Indra menghabiskan sebanyak 2 hingga 3 tabung gas melon untuk kebutuhan memasak. Akibat tidak mendapat pasokan resmi, ia terpaksa menebus elpiji di tingkat eceran dengan harga Rp40.000 hingga Rp45.000 per tabung.
"Kita ini kan pendatang, jadi masih susah dapat di pangkalan. Jadi akhirnya beli ke eceran walaupun harganya lebih mahal," katanya.
Indra yang baru beberapa bulan merantau di Banjarmasin mengaku lonjakan biaya modal ini berdampak langsung pada margin keuntungan yang semakin tipis. Situasi tersebut diakui kian sulit, terutama saat penjualan sedang sepi pembeli.
"Mau dinaikkan harga susah juga. Jadi sementara masih bertahan dulu harganya," ucapnya menambahkan.
Menyikapi kenaikan harga elpiji yang terjadi, masyarakat dan para pelaku usaha berharap harga elpiji 3 kilogram dapat segera kembali normal. Hal ini agar beban pengeluaran harian warga tidak kian membengkak di tengah naiknya harga bahan pokok lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....