Antisipasi Banjir, BWS Kalimantan III Normalisasi Sungai Balangan

  • 06 Jul 2026 13:18 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi daerah aliran sungai di Kabupaten Balangan. Langkah ini sebagai upaya untuk mengatasi persoalan klasik berupa bencana banjir dan kekeringan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung pada kegiatan peninjauan ke kawasan Bendung Pitap pada Sabtu, 4 Juli 2026. Agenda tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Erryanto, dengan didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif.

Kegiatan inspeksi ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi warga terkait dampak banjir besar yang sempat melanda wilayah Balangan pada tahun 2025 lalu. Selain itu, persoalan kekeringan yang belakangan mulai mengancam produktivitas lahan pertanian juga menjadi fokus utama.

Sebagian warga setempat menilai kondisi tersebut berkaitan erat dengan proyek pembangunan jaringan irigasi Bendung Pitap. Fasilitas yang belum sepenuhnya rampung dinilai belum mampu berfungsi secara optimal dalam mengendalikan debit air.

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah BWS Kalimantan III yang bersedia melihat langsung kondisi riil di lapangan. Ia menilai kehadiran pihak balai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari formula terbaik demi menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

"Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Balangan. Kami berharap langkah ini segera ditindaklanjuti," ujar Saiful.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Erryanto, menyatakan pihaknya akan segera melakukan kajian teknis secara komprehensif. Proses identifikasi masalah nantinya akan menyisir seluruh area aliran sungai guna memetakan penyebab utama permasalahan.

Sebagai langkah jangka pendek, pihak balai juga berjanji akan segera mengerahkan armada alat berat ke lokasi terdampak dalam waktu dekat. Fasilitas tersebut disiapkan untuk melakukan normalisasi berupa pembersihan sedimentasi lumpur yang selama ini menyumbat distribusi air irigasi.

"Kami akan melakukan evaluasi dari hulu hingga hilir agar penyebab permasalahan dapat diketahui secara menyeluruh. Dalam waktu akan kami lakukan pembersihab sedimentasi sungai," kata Sandi.

Sandi berharap sinergi bersama jajaran DPRD Kabupaten Balangan dapat terus terjalin secara harmonis ke depan. Pola komunikasi yang baik antarinstansi diyakini menjadi kunci utama agar proses penanganan fasilitas publik tersebut dapat berjalan maksimal.

Sebagai langkah lanjutan, BWS Kalimantan III bersama DPRD Balangan berkomitmen untuk memperkuat koordinasi untuk menyusun cetak biru penanganan jangka panjang. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi produktivitas sektor pertanian di Bumi Sanggam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....