Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Siaga Penuh
- 06 Jul 2026 08:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026 di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Senin 6 Juli 2026. Apel ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, mengatakan seluruh personel dan sarana prasarana penanggulangan karhutla harus dipersiapkan sejak dini. Agar mampu merespons setiap potensi kebakaran secara cepat dan tepat.
"Seiring masuknya musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang, saya meminta seluruh personel maupun sarana prasarana mulai hari ini benar-benar dipersiapkan. Seluruh Satgas harus siap siaga penuh, meningkatkan patroli terpadu, serta memperkuat pengawasan di titik-titik rawan kebakaran," ujar Muhidin.
Ia menegaskan, koordinasi penanganan karhutla berada dalam satu garis komando dirinya, dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan sebagai koordinator pelaksana. Menurutnya, pola komando yang terintegrasi akan mempercepat pengambilan keputusan dan penanganan di lapangan.
Muhidin juga menginstruksikan agar setiap kejadian kebakaran ditangani secepat mungkin sejak munculnya titik api. Sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
"Pastikan seluruh peralatan yang akan digelar benar-benar siap pakai dan setiap personel memahami peran serta jalur komandonya masing-masing," katanya.
Selain kesiapan aparat, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta ikut mengawasi kondisi lingkungan di sekitarnya.
"Penyampaian imbauan kepada masyarakat harus terus diperluas. Libatkan masyarakat untuk ikut memantau dan menjaga lingkungan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan," katanya.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, dan masyarakat semakin kuat. Sehingga ancaman karhutla selama musim kemarau 2026 dapat diantisipasi secara optimal.






Dalam apel tersebut juga dilaksanakan simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, yang menggambarkan sinergi seluruh unsur bersama mulai dari pencegahan hingga upaya pemadaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....