Jembatan Jadi Tempat Nonton Layangan, Dishub Banjarmasin Gencarkan Penertiban

  • 03 Jul 2026 20:29 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fenomena maraknya warga bermain layang-layang di Kota Banjarmasin kini memicu persoalan baru. Meski warga tidak lagi bermain di atas jembatan, namun sebagian warga dan pengendara justru nekat berhenti di area tersebut hanya untuk menonton.

Dua titik yang kini menjadi sorotan utama petugas adalah kawasan Jembatan RK Ilir dan Jembatan Patih Masih. Selain menimbulkan kemacetan akibat kerumunan pengendara, keberadaan benang layangan yang putus dan melintang di jalan juga dinilai berpotensi melukai pengguna jalan hingga memicu kecelakaan.

Menyikapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, menegaskan pihaknya kini gencar melakukan pengawasan. Langkah edukasi hingga pemasangan spanduk imbauan mulai dioptimalkan pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan tersebut.

"Kami dari Dishub bekerja sama dengan Satpol PP dan pihak kelurahan melakukan pengawasan rutin. Mulai dari sore hingga malam itu kami lakukan pengawasan di lapangan," ujarnya Kamis, 2 Juli 2026.

Slamet menambahkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya tidak melarang masyarakat untuk memainkan permainan tradisional tersebut. Namun, pemilihan lokasi yang aman dan tepat menjadi poin utama yang terus disosialisasikan agar tidak membahayakan keselamatan publik.

“Jadi kami tegaskan jembatan fungsinya untuk lalu lintas. Sehingga tidak boleh adanya aktivitas yang mengganggu arus lalu lintas di atas jembatan,” kata Slamet menegaskan.

Di sisi lain, maraknya aktivitas musiman ini diketahui mulai melonjak drastis sejak momentum libur sekolah berlangsung. Fenomena tersebut marak terlihat di berbagai sudut kota, salah satunya di kawasan lahan terbuka eks Pelabuhan RE Martadinata, tepat di samping Jembatan RK Ilir.

Kawasan lapangan luas itu kerap dipadati warga dari berbagai usia sejak sore hari hingga menjelang waktu magrib tiba. Salah seorang warga, Rizki Julianda, menyebut momentum ini menjadi sarana hiburan yang murah meriah bagi ia dan anak-anaknya untuk mengisi masa liburan.

"Kalau di sini lebih nyaman karena lapangannya lebih luas. Kalau di taman lain atau di jembatan kan kurang nyaman dan bahaya juga," ujarnya.

Rizki pun berharap agar lapangan terbuka untuk aktivitas bermain layangan dapat disediakan dengan lebih baik oleh pemerintah kota ke depannya. Hal ini agar aktivitas bermain layangan dapat lebih nyaman bagi para pemain maupun masyarakat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....