Buah Timun Melimpah, Harga Dipasaran Melemah
- 29 Jun 2026 05:24 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Memasuki musim panen produksi buah timun dari para petani mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Melimpahnya pasokan membuat harga timun di tingkat petani maupun di pasar tradisional mengalami penurunan.
Dipasar Sentra Antasari Banjarmasin harga timun yang sebelumnya sempat menyentuh harga Rp15.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp7000 per Kilogram. Kondisi ini dipicu akibat panen timun yang bersamaan ditingkat petani lokal maupun luar daerah.
"Kemarin harga timun sempat naik sampai dua kali lipat dari harga biasanya jadi konsumen yang belanja beli banyak jadi berkurang," ucap Gondrong pedagang timun pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Minggu 28 Juni 2026.
Turunya harga timur menjadi keuntungan bagi konsumen karena dapat membeli dengan harga lebih murah. Para pedagang berharap adanya upaya untuk menjaga stabilitas harga agar hasil panen tetap memberikan keuntungan yang layak.
| Baca juga: Harga Telur Ayam di Banjarbaru Kembali Turun |
"Kalau bisa harganya tetap stabil karena kami para konsumen juga memerlukan timun sebagai bahan baku masakan," ucap Atul pembeli.
Pedagang menyebut pasokan yang berlimpah membuat harga harus diturunkan agar barang cepat terjual dan tidak membusuk. Kondisi seperti ini umum terjadi saat panen raya ketika pasokan meningkat lebih cepat dibanding permintaan pasar.
Kedepan diharapkan kondisi ini dapat memperkuat distribusi hasil pertanian dan membuka akses pasar yang lebih luas. Selain itu dapat mengembangkan pengolahan hasil panen sehingga produksi yang melimpah tidak selalu berujung pada anjloknya harga di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....