BPBD Kalsel Investigasi Dugaan Likuifaksi Pemicu Banjir Bandang di Balangan

  • 28 Jun 2026 12:55 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan bersama BPBD Kabupaten Balangan melaksanakan survei lapangan dan ground check ke Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan ini dilakukan usai adanya temuan dugaan fenomena likuifaksi atau pergeseran tanah di Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong.

Tim Pemetaan turun langsung ke lokasi selama empat hari, sejak 24 hingga 27 Juni 2026, untuk melakukan verifikasi titik koordinat secara detail. Proses ground check lapangan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi riil di area terdampak sekaligus mengumpulkan data teknis yang diperlukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, M. Pormadi Dharma mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kajian awal tim terkait pergerakan tanah yang sempat terjadi pada 23 Desember 2025 lalu. Penyelidikan mendalam dinilai penting agar potensi ancaman serupa dapat dipetakan secara dini.

"Fenomena pergerakan tanah tersebut diduga menjadi salah satu faktor pemicu banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi pada akhir Desember 2025. Saat itu banjir bandang membawa material lumpur dalam jumlah besar hingga menggenangi permukiman warga," ujarnya Sabtu, 27 Juni 2026.

Ia menjelaskan survei ini bertujuan untuk memperoleh data yang jauh lebih akurat dan komprehensif mengenai kondisi geografis setempat. Melalui data tersebut, tingkat kerawanan tanah di kedua desa tersebut dapat dianalisis secara lebih mendalam oleh tim ahli.

"Data hasil survei nantinya akan digunakan sebagai dasar kajian teknis kondisi geologi dan tanah di lokasi serta rekomendasi mitigasi bencana untuk wilayah rawan. Nantinya juga digunakan untuk perencanaan penanggulangan bencana ke depan," ucapnya.

Pormadi mengharapkan hasil dari survei lapangan ini mampu memperkuat basis data mitigasi bencana jangka panjang bagi pemerintah daerah. Melalui langkah tersebut, BPBD Provinsi Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keselamatan masyarakat dari ancaman bencana alam.

"Alhamdulillah BPBD Balangan turut mendukung penuh kegiatan survei. Termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat agar proses verifikasi lapangan berjalan lancar," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....