BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kalsel

  • 28 Jun 2026 11:35 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan, Minggu 28 Juni 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang mulai pukul 11.15 WITA.

Berdasarkan informasi BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak pada awal periode peringatan meliputi Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Bumbu. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 13.15 WITA.

Di Kabupaten Tanah Laut, potensi hujan lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Jorong, Kintap, Tambang Ulang, Batu Ampar, dan Bajuin. Sementara di Kabupaten Kotabaru, wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat meliputi Kelumpang Tengah, Kelumpang Utara, Pamukan Selatan, dan Sampanahan.

BMKG juga memprakirakan hujan berintensitas sedang hingga lebat terjadi di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Sedangkan di Kabupaten Tanah Bumbu, potensi cuaca ekstrem diperkirakan melanda Kecamatan Sungai Loban, Satui, Kusan Hulu, Mantewe, dan Kuranji.

Selain wilayah tersebut, BMKG mengingatkan bahwa potensi hujan dapat meluas ke sejumlah daerah lainnya, antara lain Kecamatan Pelaihari dan Bati-Bati di Kabupaten Tanah Laut, Karang Intan, Pengaron, Sungai Pinang, Mataraman, serta Paramasan di Kabupaten Banjar. Sementara di Kota Banjarbaru, wilayah Landasan Ulin, Cempaka, Banjarbaru Utara, dan Banjarbaru Selatan juga berpotensi terdampak.

Masyarakat diminta mewaspadai dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir di daerah rawan, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun baliho saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Dengan kesiapsiagaan sejak dini, diharapkan risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....