Jangan Anggap Remeh Nyeri dan Migrain pada Kepala

  • 27 Jun 2026 07:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh masyarakat. Meski umumnya tidak berbahaya tetapi nyeri kepala yang berulang dan sangat berat dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Salah satu jenis nyeri kepala yang paling umum adalah migrain. Migrain adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan nyeri kepala berdenyut. Biasanya terjadi pada satu sisi kepala, meskipun dapat juga dirasakan di kedua sisi.

" Beberapa faktor yang dapat memicu migrain antara lain stres, kurang tidur, terlambat makan, perubahan hormon, konsumsi makanan tertentu, serta paparan cahaya yang terlalu terang," kata dr.M.Rafif Rasyid Fadhurrahman dalam acara Indonesia Sehat Pro1 RRI Banjarmasin, Jum'at 26 Juni 2026.

Serangan migrain dapat berlangsung selama 4 hingga 72 jam dan sering disertai gejala lain,seperti mual dan muntah serta sensitivitas terhadap cahaya, suara, atau bau tertentu. Menurut para ahli, penyebab pasti migrain belum sepenuhnya diketahui.

"Apabila nyeri kepala muncul secara tiba-tiba dengan intensitas sangat berat atau disertai demam tinggi, leher kaku, gangguan penglihatan, kelemahan pada anggota tubuh, kejang, penurunan kesadaran, atau setelah mengalami benturan kepala sebaiknya masyarakat segera memeriksakan ke puskesmas atau dokter terdekat," ucap dr. Najmi.

Untuk membantu mencegah migrain maupun nyeri kepala berulang masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat, seperti tidur yang cukup dan mengelola stres serta berolahraga secara rutin. Selain itu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta menghindari faktor pemicu yang telah dikenali.

Untuk itu masyarakat diimbau tidak mengabaikan nyeri kepala yang sering berulang atau semakin berat. Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....