Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Akhlak Generasi Muda
- 26 Jun 2026 06:49 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Momentum Tahun Baru Islam dinilai harus menjadi awal perbaikan diri sekaligus memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai peringatan tahunan, tetapi juga diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan dalam siaran "Tablig Udara" RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 24 Juni 2026, bersama Ustaz Johansyah. Menurutnya, umat Islam perlu menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperkuat akhlak dan menghadapi berbagai tantangan moral di tengah masyarakat.
Ustaz Johansyah menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba dan pengaruh budaya yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai agama. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan peran bersama dari pemerintah, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat.
“Kondisi ini memerlukan ketegasan bersama dari pemerintah, tokoh agama, hingga seluruh elemen masyarakat. Semua pihak perlu bersinergi menghadapi persoalan tersebut,” ujar Ustaz Johansyah.
Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Menurutnya, langkah tersebut penting agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan.
“Kita harus membentengi anak dan murid kita. Hal ini agar tidak terlibat narkoba maupun LGBT,” katanya.
Selain itu, Ustaz Johansyah juga mengingatkan bahaya sikap yang terlalu mencintai kehidupan dunia sehingga mengabaikan nilai-nilai spiritual dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kondisi tersebut dalam ajaran Islam dikenal sebagai penyakit al-wahnu.
“Nabi mengingatkan kemunduran umat terjadi karena penyakit cinta dunia yang berlebihan. Penyakit tersebut harus dihindari oleh setiap muslim,” ujarnya.
Ia menambahkan, bulan Muharam hendaknya diisi dengan peningkatan ibadah, seperti memperbanyak amal saleh, puasa sunah, serta memperkuat kepedulian sosial. Selain itu, masjid dan lembaga pendidikan Islam diharapkan terus membina generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Ustaz Johansyah mengajak umat Islam memperkuat persatuan dan tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan. Menurutnya, doa perlu diiringi dengan ikhtiar nyata demi mewujudkan kemaslahatan bersama.
“Umat Islam harus bersatu tekad. Jangan mau diadu domba antarormas maupun ulama,” kata Ustaz Johansyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....