Hari Asyura, Momentum Memperbanyak Ibadah dan Sedekah
- 25 Jun 2026 12:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tanggal 10 Muharam merupakan hari yang memiliki banyak keutamaan dalam tradisi Islam dan dikenal sebagai Hari Asyura. Berbagai riwayat menyebutkan bahwa hari tersebut menjadi momen penting dalam sejarah para nabi dan umat terdahulu.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Ahmad Kusasi, S.Ag dalam acara Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 25 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah saw memberikan perhatian khusus terhadap puasa Asyura setelah hijrah ke Madinah.
“Ketika Nabi Muhammad saw melihat orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura karena mengenang keselamatan Nabi Musa as dari Firaun,” ujar Ustaz Ahmad Kusasi. “Beliau kemudian menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada hari tersebut.”
Menurutnya, puasa Asyura merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan dan memiliki pahala besar di sisi Allah Swt. Selain itu, terdapat sejumlah peristiwa penting yang diyakini terjadi pada hari Asyura.
Di antaranya adalah diterimanya taubat Nabi Adam as, keselamatan Nabi Ibrahim as dari api, serta kemenangan Nabi Musa as dan Bani Israil atas Firaun. Berbagai peristiwa tersebut menjadi bagian dari hikmah yang dikenang umat Islam pada bulan Muharam.
Ustaz Ahmad Kusasi menambahkan bahwa sejumlah riwayat juga mengaitkan Hari Asyura dengan kisah nabi lainnya. Di antaranya Nabi Yunus as yang diselamatkan dari perut ikan, Nabi Ayyub as yang disembuhkan dari penyakit, dan Nabi Yusuf as yang dikeluarkan dari sumur.
“Rasulullah saw menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharam atau 10 dan 11 Muharam,” ucapnya. “Hal itu agar umat Islam dapat membedakan tata cara puasanya dengan kebiasaan kaum Yahudi.”
Ia mengajak umat Muslim untuk menjadikan bulan Muharam sebagai kesempatan memperbanyak amal kebaikan, bukan sekadar mengenang sejarah. Hari Asyura juga dapat dimaknai sebagai momentum meningkatkan ibadah, sedekah, serta kepedulian kepada keluarga dan sesama.
“Ini menjadi kesempatan baik untuk kita memperbanyak amal saleh dan rasa syukur atas nikmat Allah Swt,” ujarnya. “Sekaligus meneladani kisah penuh hikmah para nabi.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....