Kebakaran di Sungai Andai, Polisi Duga Api Berasal Dari Lilin dan Bensin
- 24 Jun 2026 01:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Padat Karya, Sungai Andai, pada Selasa malam, 23 Juni 2026. Pada peristiwa yang terjadi saat pemadaman listrik tersebut, jajaran Polsek Banjarmasin Utara segera menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk mengamankan area.
Berdasarkan keterangan warga setempat, Arif, kobaran api diduga kuat bermula dari salah satu kios milik seorang penjual sembako bernama Ibrahim. Ia mengatakan bahwa amukan si jago merah muncul akibat tumpahan bensin yang menyambar lilin di sekitarnya.
"Tadi keliatan kalau beliau (pemilik rumah) di rumah itu menuang bensin dan disampingnya ada lilin. Posisinya beliau di dalam warung," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi, membenarkan hasil pemeriksaan awal terkait asal-usul api tersebut. Ia menyatakan api memang berasal dari sambaran bensin dan lilin yang menyala di dalam warung.
Kondisi kios yang dipenuhi dengan barang dagangan sembako membuat kobaran api menjalar dengan cepat. Akibatnya, api langsung merembet dan melahap bangunan lain yang berada di sekitarnya.
"Awal mula api memang diduga dari kios milik Bapak Ibrahim. Pada saat itu kondisi listrik padam, sehingga beliau menyalakan lilin," ujar AKP Sunardi di lokasi kejadian.
Imbas dari musibah tersebut, sedikitnya lima unit bangunan dilaporkan terdampak api. Bangunan yang terdampak tersebut diketahui terdiri dari satu ruko dan empat unit kios kecil.
Guna memperkuat proses penyelidikan, Tim Inafis juga dikerahkan ke lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.
Di sisi lain, AKP Sunardi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menyalakan lilin di tengah pemadaman listrik. Imbauan ini disampaikan guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.
"Jangan menyalakan lilin dan menempatkannya secara sembarangan. Karena cukup rentan jika apinya tersambar hal-hal yang mudah terbakar," katanya mengingatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....