Mesin Penggerak Ekonomi Banjarmasin, Kami Kawa Youth Catat Transaksi Ratusan Juta

  • 24 Jun 2026 00:32 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Gelaran Kami Kawa Youth Fest 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 Juni 2026, di kawasan Siring Menara Pandang tak hanya menjadi panggung kreativitas generasi muda. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin itu juga sukses mencatat perputaran transaksi bazar UMKM hingga sekitar Rp150 juta.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa kegiatan kepemudaan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengungkapkan bahwa transaksi tersebut berasal dari 20 tenant UMKM yang terlibat selama festival berlangsung.

“Perputaran ekonomi di bazar Kami Kawa Youth Fest kurang lebih mencapai Rp150 juta. Ini membuktikan bahwa ketika ruang diberikan kepada anak muda dan pelaku UMKM, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Ibnu Sabil.

Menurutnya, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari nilai transaksi yang tercipta, tetapi juga dari tingginya partisipasi generasi muda yang terlibat dalam berbagai kegiatan. Salah satu agenda yang mendapat perhatian besar adalah seminar kepemudaan yang diikuti sekitar 500 peserta.

Dalam kegiatan tersebut, para pemuda mendapatkan pembekalan mengenai kewirausahaan, pengembangan diri, hingga strategi membangun usaha dari narasumber profesional yang didatangkan dari luar Kalimantan. “Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Mereka tidak hanya datang untuk mengikuti acara, tetapi juga menunjukkan keinginan kuat untuk belajar, berkembang, dan menciptakan peluang usaha sendiri,” katanya.

Ia menilai semangat tersebut menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong hadirnya ruang-ruang kreatif yang mampu mengembangkan potensi generasi muda.

“Pembinaan seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang produktif. Selain itu juga kreatif, dan berani memanfaatkan peluang ekonomi di tengah berbagai tantangan yang ada,” ucapnya.

Lebih jauh, Ibnu Sabil menegaskan bahwa visi besar yang ingin diwujudkan melalui kegiatan seperti Kami Kawa Youth Fest adalah mencetak generasi muda yang mampu menciptakan lapangan kerja. “Kami ingin pemuda Banjarmasin menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Semangat berkarya dan berwirausaha harus terus tumbuh agar mereka mampu menjadi penggerak ekonomi di masa depan,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, festival menghadirkan beragam kegiatan mulai dari bazar UMKM, seminar kepemudaan, pertunjukan seni, hingga berbagai kompetisi yang melibatkan kalangan muda Kota Banjarmasin. Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa anak muda Banjarmasin memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pelaku ekonomi kreatif yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Potensi anak muda kita sangat besar. Tinggal bagaimana ruang dan kesempatan itu terus terbuka agar mereka bisa berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu Sabil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....