Lima Hari Pencarian, Nelayan Korban Kapal Tersambar Petir Akhirnya Ditemukan

  • 19 Jun 2026 07:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Kotabaru – Setelah lima hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang dilaporkan terjatuh dari kapal nelayan di Perairan Senakin, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Korban berinisial M (42), warga Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis 18 Juni sekitar pukul 17.05 WITA.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan bersama seorang rekannya di Perairan Senakin pada Sabtu 14 Juni. Berdasarkan informasi dari Polair Kotabaru, kapal nelayan yang mereka gunakan tersambar petir hingga keduanya terpental dan jatuh ke laut. Rekan korban berhasil naik kembali ke atas kapal dan melaporkan kejadian tersebut, sedangkan korban hilang dan tidak ditemukan.

Sejak menerima laporan, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian intensif dengan menyisir perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), melakukan pemantauan di sepanjang garis pantai. Serta berkoordinasi dengan nelayan dan instansi terkait untuk memperluas area pencarian.

Korban akhirnya ditemukan terdampar di kawasan pesisir pantai sekitar empat nautical mile dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan keberhasilan penemuan korban merupakan hasil sinergi. Dari seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian.

"Setelah beberapa hari pelaksanaan pencarian, korban berinisial M akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup," ujarnya.

Operasi SAR melibatkan Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Satpolair Polres Kotabaru, BPBD Kabupaten Kotabaru, serta nelayan setempat. Meski sempat menghadapi cuaca yang tidak menentu selama proses pencarian, operasi berhasil dituntaskan pada hari kelima.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, instansi terkait, serta masyarakat dan nelayan yang turut membantu proses pencarian. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi," kata I Putu Sudayana.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap insiden orang jatuh dari kapal nelayan di Perairan Senakin resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. "Korban akhirnya ditemukan terdampar di kawasan pesisir pantai sekitar empat nautical mile dari lokasi kejadian awal. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....