Tabrakan Kapal di Kotabaru, Satu Korban Masih Dicari
- 18 Jun 2026 07:48 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Kotabaru - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang hilang akibat kecelakaan pelayaran berupa tabrakan kapal di Perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Gilang (23), warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin pada Rabu 17 Juni pukul 14.15 WITA dari Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Aiptu Sutrisno. Berdasarkan laporan, kecelakaan laut tersebut terjadi sehari sebelumnya, Selasa 16 Juni sekitar pukul 09.00 WITA.
Insiden bermula saat kapal perenggek ikan Mega Harapan yang mengangkut tujuh orang, terdiri dari satu kapten dan enam anak buah kapal (ABK), berlayar dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung. Dalam perjalanan, kapal tersebut diduga bertabrakan dengan kapal penumpang di sekitar Perairan Desa Labuan Mas.
Akibat tabrakan itu, lima orang berhasil selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan satu korban lainnya dinyatakan hilang. Sekitar pukul 13.00 WITA pada hari kejadian, para korban selamat ditemukan oleh nelayan yang melintas dan dievakuasi ke Desa Labuan Mas.
Sementara pencarian terhadap korban hilang sempat dilakukan warga setempat sebelum akhirnya dilaporkan kepada Satpolair Polres Kotabaru dan diteruskan ke Kantor SAR Banjarmasin. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Kotabaru mengerahkan lima personel rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Satpolair Polres Kotabaru, BPBD Kotabaru, serta nelayan setempat. Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi tabrakan dan area yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal. Yakni untuk menemukan korban yang masih hilang.
“Kami telah mengerahkan tim rescue beserta peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pencarian secara optimal. Operasi dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memperhitungkan kemungkinan pergerakan korban di perairan. Hingga saat ini satu korban masih dalam pencarian dan kami akan terus berupaya bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan,” ujarnya.
Hingga Rabu sore, operasi SAR masih berlangsung dengan dukungan peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi, serta sarana pendukung lainnya. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan tidak terdapat kendala berarti yang menghambat proses pencarian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....