Jalur Spiritual Sebagai Solusi Hadapi Tekanan Krisis Ekonomi

  • 18 Jun 2026 06:32 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menghadapi ketidakpastian ekonomi dan dinamika hidup saat ini sering kali memicu kecemasan mendalam di masyarakat. Menanggapi hal itu Ustaz Muhammad Rifat dalam siaran TabligUdara RRI PRO 1 Banjarmasin selasa 16 Juni 2026. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara usaha duniawi dan akhirat.

Menurut Ustaz Rifat terdapat dua kendali utama untuk meredam kekhawatiran hidup sehari-hari. Masyarakat harus memperkuat kendali spiritual sekaligus mengatur kendali finansial. Kombinasi keduanya akan menciptakan ketenangan jiwa yang sangat kokoh.

"Kendali spiritual dilakukan dengan menyadari bahwa rezeki setiap makhluk telah diatur penuh oleh Sang Pencipta, manusia hanya diwajibkan untuk terus berikhtiar secara maksimal serta mengiringinya dengan doa tanpa putus", ujar Ustaz Rifat. Sikap bersyukur atas sekecil apa pun perolehan menjadi fondasi utama dalam melahirkan ketenangan batin.

Selain itu, Ustaz Rifat mengingatkan pentingnya mengetuk pintu rezeki melalui amalan jalur langit secara rutin. Amalan tersebut antara lain meliputi istigfar, sedekah subuh, serta membaca surah pilihan seperti Al-Waqiah dan Al-Insyirah. Energi cemas harus dialihkan menjadi energi positif untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Kunci utama dalam membangun kedekatan spiritual ini dimulai dari perbaikan kualitas salat. Ustaz Rifat menjelaskan bahwa kekhusyukan salat sangat dipengaruhi oleh kesempurnaan dalam membasuh air wudu sebagai awal pensucian diri. Menjaga salat tepat waktu di masjid atau musala secara berjamaah akan membawa dampak luar biasa dalam perbaikan hidup.

Di samping aspek ibadah ritual, hubungan sosial antarsesama manusia juga memerlukan evaluasi yang menyeluruh. Salah satu hal krusial adalah kewajiban berbakti kepada orang tua. "Berbakti kepada orang tua khususnya ibu memegang peranan krusial. Menghormati ibu setinggi mungkin akan membuka banyak jalan kemudahan," ucapnya.

Umat Islam juga diimbau untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan sehari-hari mereka. Berkumpul dengan orang-orang saleh dinilai sangat membantu untuk menjaga ritme ibadah tetap konsisten. Lingkungan yang baik akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan menjauhkan diri dari kelalaian.

Ustaz Rifat mengajak pendengar melakukan evaluasi harian sebelum beristirahat di malam hari. Meluangkan waktu sejenak untuk merenungkan dosa dan kebaikan sangat efektif menjaga komitmen spiritual. Langkah kecil yang konsisten ini diharapkan menjadi pemandu umat mengarungi tahun baru Hijriah.

Evaluasi ibadah dan muamalah harus berjalan beriringan setiap hari. Jauhi gaya hidup boros agar finansial tetap stabil terjaga. Konsistensi menjalankan amalan baik akan membebaskan hati dari kecemasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....