Puncak Hari Raya Galungan, Umat Hindu Padati Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin
- 18 Jun 2026 00:01 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ratusan umat Hindu Banjarmasin memadati kawasan Pura Agung Jagat Natha di Jalan Gatot Subroto Timur, Banjarmasin pada Rabu, 17 Juni 2026. Suasana khidmat pun tampak saat rangkaian persembahyangan dimulai sejak pukul 18.00 Wita.
Persembahyangan ini merupakan puncak dari hari raya suci Galungan. Secara filosofis, makna hari raya ini merupakan perayaan kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (ketidakbaikan).
Proses panjang sebelum hari raya Galungan ini telah dilalui melalui serangkaian tahapan, mulai dari Tumpek Kandang, Sugihan Jawa, hingga Sugihan Bali. Tahapan ini berkaitan dengan hubungan dengan alam, serta pembersihan alam semesta dan diri sendiri.
"Rangkaian tadi berlangsung hingga hari raya Panyekeban kemarin. Pada hari itu, umat mempersiapkan batin dan rohani dalam menyambut hari raya suci Galungan hari ini," kata Sesepuh Pura Agung Jagat Natha, Cok Anum Pemayun.
Suasana keakraban juga langsung terlihat di area pura begitu persembahyangan selesai dilaksanakan. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengucapkan selamat satu sama lain guna mempererat hubungan antarumat.
Di tengah kondisi dunia yang saat ini dilanda berbagai konflik, Cok Anum mengajak para umat dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam semesta. Kehidupan yang baik antarumat beragama juga diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Mari pupuk toleransi agar kita bisa hidup rukun dan berdampingan. Ini semua sesuai dengan makna hari raya Galungan hari ini," ucapnya.
Suasana khidmat juga tampak saat persembahyangan berlangsung. Bagi Roly Herpinus, salah seorang umat, perayaan Galungan ini menjadi momentum tepat untuk memaknai kemenangan dharma secara lebih nyata.
"Seperti filosofinya Galungan, saya berharap nilai-nilai kebaikan bisa terus mendominasi. Dengan begitu, kita bisa menciptakan kehidupan yang jauh lebih harmoni," ujarnya.
Usai perayaan hari raya Galungan ini umat Hindu akan melanjutkan dengan upacara suci hari raya Kuningan. Melalui hari suci penutup rangkaian perayaan tersebut, umat Hindu akan memohon keselamatan serta kemakmuran bagi alam semesta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....