Adab Membuang Sampah Cerminkan Martabat Masyarakat
- 16 Jun 2026 13:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Salah satu persoalan penting yang berkaitan langsung dengan kualitas kehidupan masyarakat adalah adab membuang sampah. Hal tersebut disampaikan oleh Akademisi PGRI Kalimantan Banjarmasin, Dana Aswadi, M.Pd dalam acara Pandiran Baisukan, Senin, 15 Juni 2026 di RRI Pro4 Banjarmasin.
Ia menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat juga memerlukan kesadaran masyarakat, terlebih masyarakat Banjar dikenal memiliki nilai-nilai religius yang kuat.
“Justru kesadaran masyarakat menjadi faktor utama. Sebab adab membuang sampah juga berkaitan dengan martabat seseorang,” ujar Dana Aswadi.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan menunjukkan masih rendahnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sebaliknya, membuang sampah pada tempatnya merupakan bentuk penghormatan kepada sesama warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menambahkan bahwa ungkapan “kebersihan sebagian dari iman” seharusnya tidak hanya menjadi slogan. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari agar tercipta budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Dana Aswadi juga menilai pendidikan adab harus dimulai dari lingkungan keluarga. Membiasakan anak menjaga kebersihan sejak usia dini akan membantu membentuk karakter yang kuat hingga dewasa.
“Martabat diri dapat dijaga melalui perilaku yang baik seperti jujur,” katanya. “Selain itu, bertanggung jawab dan santun, termasuk dalam hal pengelolaan sampah.”
Menurutnya, menjaga martabat diri di era digital juga mencakup etika dalam menggunakan media sosial. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyampaikan pendapat maupun menyebarkan informasi agar tercipta budaya yang lebih beradab.
“Dengan lingkungan yang bersih dan disertai masyarakat yang bermartabat. Hal itu merupakan cerminan kemajuan sebuah bangsa,” ujar Dana Aswadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....