Festival Tari Kelinci ULM Terapkan Metode Instruksi Anak

  • 16 Jun 2026 13:20 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tim dosen Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerapkan metode Direct Instruction (instruksi langsung) untuk melatih keterampilan motorik anak. Langkah ini diterapkan pada Festival Tari Kelinci dalam Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) di Komplek Purnama Permai 3, Sungai Andai, Banjarmasin.

Kegiatan yang diketuai Dr. Edlin Yanuar Nugraheni, M.Sn., ini melibatkan tiga tahapan sistematis, mulai dari demonstrasi gerakan, latihan terbimbing, hingga performa mandiri anak. Agenda edukasi tersebut diikuti oleh perwakilan guru serta siswa TK dan SD se-Kota Banjarmasin.

“Kami menerapkan model ini karena terbukti efektif untuk mentransfer keterampilan motorik kasar secara cepat dan menyenangkan bagi anak-anak. Kehadiran pakar hari ini juga memberikan kami perspektif baru bagaimana seni anak-anak di Banjarmasin dapat dikembangkan secara global,” ujar Dr. Edlin.

Implementasi metode ini dipantau langsung oleh dua pakar internasional, yaitu Prof. Kenta Kishi dari Akita University of Art Jepang dan Prof. Louie A. Divinagracia dari Filipina. Keduanya mengapresiasi efektivitas tim dosen ULM yang memadukan instruksi terstruktur dengan ekspresi anak dalam festival tersebut.

“Di Jepang, kami sangat menghargai struktur pengajaran seperti ini. Tim dosen ULM berhasil mengawinkan metode instruksi dengan atmosfer festival yang membebaskan ekspresi anak,” ucap Prof. Kenta.

Sementara itu, Prof. Louie A. Divinagracia menilai program pengabdian masyarakat ini berdampak nyata pada penguatan karakter anak. Metode yang digunakan juga dinilai berhasil mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan di tingkat akar rumput.

"Ini adalah model community engagement yang sangat berhasil. Seni pertunjukan digunakan sebagai instrumen penguatan karakter dan keterampilan motorik anak secara langsung di masyarakat," kata Prof. Louie.

Kegiatan ditutup dengan penampilan kolosal Tari Kelinci oleh seluruh peserta yang hadir di lokasi. Pementasan bersama tersebut sekaligus menandai keberhasilan edukasi seni tari berbasis pengembangan motorik anak di Banjarmasin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....