Wali Kota Beberkan Tantangan Banjarmasin di Hadapan DPRD, APBD 2025 Jadi Sorotan

  • 15 Jun 2026 14:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Komitmen itu ia sampaikan saat memberikan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Senin, 15 Juni 2026.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Yamin mengapresiasi berbagai masukan, kritik, dan saran yang disampaikan seluruh fraksi. Menurutnya, pandangan yang diberikan bukan sekadar bagian dari mekanisme legislasi, melainkan bentuk sinergi nyata antara legislatif dan eksekutif untuk memperkuat pembangunan daerah.

"Harapan fraksi-fraksi DPRD Kota Banjarmasin tersebut merupakan harapan Pemerintah Kota Banjarmasin. Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025 tidak hanya menjadi bentuk akuntabilitas fiskal, tetapi juga mencerminkan sejauh mana anggaran dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ujar Yamin.

Dalam pemaparannya, Yamin secara khusus menyoroti tantangan yang masih dihadapi Kota Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai. Permasalahan lingkungan seperti pencemaran air, pengelolaan sampah, hingga ancaman banjir dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus dituntaskan bersama.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran. Tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam upaya menjaga kualitas lingkungan hidup.

"Sebagai Kota Seribu Sungai, Banjarmasin masih menghadapi berbagai tantangan lingkungan. Karena itu, realisasi anggaran pada sektor lingkungan menjadi salah satu indikator penting untuk menilai efektivitas kebijakan pemerintah daerah," katanya, tegas.

Yamin berharap evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemudian juga meningkatkan kinerja pemerintah daerah pada tahun-tahun mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus mengedepankan prinsip pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan sesuai standar akuntansi pemerintahan. "Kami terus berupaya untuk lebih efektif dan efisien melaksanakan APBD demi mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang baik, valid, akuntabel dan transparan. Sehingga terwujud kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Yamin turut meminta dukungan DPRD Kota Banjarmasin untuk melanjutkan pembahasan Raperda pada tahapan berikutnya. Ia berharap seluruh substansi yang masih memerlukan pendalaman dapat dibahas secara komprehensif sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi pembangunan Kota Banjarmasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....