Penyaluran KUR dan UMi Kalsel Tunjukkan Tren Positif
- 15 Jun 2026 12:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Rapat Koordinasi Kerja Sama Pusat dan Daerah dalam kerangka Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah menjadi momentum mengevaluasi perkembangan akses pembiayaan masyarakat di Kalimantan Selatan. Kegiatan ini juga membahas upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong inklusi keuangan. Senin, 15 Juni 2026.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Arianto Widodo, memaparkan capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat dan Ultra Mikro hingga Mei 2026. Menurutnya, kedua program ini terus menunjukkan perkembangan positif dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha produktif di daerah.
“Realisasi penyaluran UMi di Kalimantan Selatan hingga Mei 2026 mencapai Rp23,49 miliar kepada 4.364 debitur. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran masih menjadi sektor dominan dengan nilai penyaluran lebih dari Rp23 miliar kepada 4.283 debitur,” ujarnya.
Sementara itu, realisasi penyaluran KUR hingga Mei 2026 tercatat mencapaiRp1,814 triliun kepada 29.156 debitur. Penyaluran terbesar berada pada sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan sebesar Rp762 miliar kepada 13.251 debitur serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp618 miliar kepada 9.306 debitur.
“Capaian ini mencerminkan karakteristik perekonomian Kalsel yang ditopang sektor pertanian dan perdagangan sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat. Program KUR dan UMi menjadi instrumen yang efektif memperluas akses pembiayaan produktif bagi petani, pelaku UMKM, pedagang, dan usaha mikro lainnya,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan volume penyaluran pembiayaan. Akses keuangan yang semakin luas harus mampu mendorong produktivitas usaha, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pemerintah juga terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses pembiayaan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pada tahun 2026, provinsi Kalsel memperoleh target penyaluran KUR sebesar Rp5,153 triliun kepada sekitar 47 ribu debitur,
“Hal ini sejalan dengan karakteristik ekonomi daerah yang ditopang sektor pertanian, perkebunan rakyat, perdagangan. Selain itu, juga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan sungai dan pusat-pusat perdagangan tradisional,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....